Rektor UG Evaluasi Pelaksanaan Kuliah Daring | DAILYPOST.ID
Advetorial

Rektor UG Evaluasi Pelaksanaan Kuliah Daring

DAILYPOST.ID- Melalui Video Conference, Rektor Universitas Gorontalo (UG) Dr. Ibrahim Ahmad, SH, MH, mengevaluasi pelaksanaan perkuliahan metode daring, dalam rapat bersama yang digelar oleh Ketua Yayasan PDLP Gorontalo bersama para pimpinan Universitas Gorontalo (UG), Kamis (17/04).

“Dari proses perkuliahan daring, sebetulnya saya membutuhkan laporan dari tiap dekan apakah pelaksanaan kuliah daring ini berjalan lancar atau tidak, ada kendala atau tidak, dan maksimal atau tidak,” kata Rektor UG Dr. Ibrahim Ahmad SH. MH., setelah menyampaikan laporannya pada rapat tersebut.

“Kalau kita lihat sepintas dosen-dosen kelihatan nya melakukan perkuliahan daring, tapi apakah itu efektif, dan maksimal, karena ini dengan persoalan data dan lain sebagainya terutama bagi mahasiswa yang berada ditempat-tempat jaringannya tidak bagus. Tentu ini kita tetap berharap walaupun dalam kondisi seperti ini diberi kemudahan akan tetapi jangan lupa, mutu ini kita jaga,” tuturnya.

Loading...

Oleh karena itu, dirinya ingin segera ada laporan dari masing-masing dekan apakah perkukaiah metode daring efektif, maksimal atau tidak.

Ibrahim juga mengatakan bahwa dirinya sempat berkomunikasi dengan salah seorang dekan terkait hal ini.

“Dann saya hanya berfikir tetapi saya belum menyampaikan pada pimpinan fakultas kalau sekiranya ini tidak maksimal maka saya akan menambah waktu perkuliahan semester genap karena kalender semester genap itu maret-juni,” tuturnya.

Loading...

“Kalau ini memungkinkan dan perkuliahan daring ini tidak maksimal, maka saya menambah itu satu sampai dengan bulan Juli atau Agustus pelaksanaan perkuliahan semester genap tetapi kalau laporan dari tiap dekan sesuai dengan pantauan bahwa dosen ini melaksanakan dengan baik dan mahasiswa itu juga menerima dengan baik saya kira kita tetap pada posisi kalender akademik,” tambah Ibrahim.

Tetapi, kata dia, menurut pengakuan beberapa dosen, pada setiap pelaksanaan perkuliahan daring itu, dari 30 mahasiswa hanya 5-10 orang yang ikut, maka tentu ini juga perlu dievaluasi oleh masing-masing dekan terutama Ketua program studi yang memonitor langsung perkuliahan dari masing-masing fakultas. (t*)

Loading...

Comments
To Top