Kades Pasalae Ajak Warga Bahu Membahu Pulihkan Dokokayu Sebagai Destinasi Wisata Gorut

DAILYPOST.ID – Kepala Desa (Kades) Pasalae, Kecamatan Gentuma Raya, Ronald Mapaliey mengajak seluruh lapisan masyarakat Gentuma Raya agar bahu-membahu memperindah Pulau Dokokayu.

Tak hanya secara langsung, kades muda tersebut juga memanfaatkan media sosial untuk mensosialisasikan ajakan membangun itu melalui akun facebook pribadinya, Selasa (22/9/2020).

Ajakan ini tentu tidak lain, adalah bentuk kepedulian untuk mewujudkan Pulau Dokokayu sebagai salah satu destinasi wisata yang tak kalah menarik dengan destinasi wisata lainnya di Kabupaten Gorut.

“Sebagai informasi, untuk seluruh masyarakat, kelompok, komunitas, pemuda, petua (Tokoh Masyatakat-red) Gentuma Raya, yang berkesempatan untuk sama-sama kita ambil bagian dalam pemulihan Pulau Dokokayu menuju destinasi wisata,” tulis Ayah Onal, sapaan akrab Kades Pasalae itu.

Sosialisasi Ajakan Gerakan Pemulihan Pulau Dokokayu oleh Kades Pasalae

“Ayo sodaraku,, sisihkan waktumu 1 atau 2 jam untuk ikut sama-sama besok pagi pukul 10 sampai selesai. Sama-sama kita bahu-membahu memperindah lokasi pulau,” postingnya.

Karena dilakukan di masa pandemi Covid-19, Gerakan “Bersih-Bersih” ini tetap mematuhi protokol kesehatan.

Diketahui, untuk kelancaran kegiatan tersebut, Kades Pasalae juga telah menyiapkan transportasi khusus menuju Pulau Dokokayu.

Tak lupa, Ayah Onal juga meminta kepada warga masyarakat untuk memberikan ide-ide terkait inovasi pengembangan Pulau Dokokayu.

Kegiatan Bersih-Bersih Pulau, foto: ScreenShot Live Facebook Kades Pasalae

“Wahai pemuda aktivis pemikir dan kritis,, ayo sama-sama ambil bagian. Saatnya satukan pikiran dan hati, keluarkan ide-ide cemerlang kalian di lokasi Dokokayu besok hari (Rabu 23/9/2020),” ajaknya.

Perlu diketahui, Pulau Dokokayu adalah pulau yang berlokasi di Kecamatan Gentuma Raya.

Jika dipandang dari pesisir pantai Desa Pasalae, pulau tersebut nampak hanya satu. Tapi sebenarnya, Pulau Dokokayu adalah dua pulau terpisah, masing-masing Dokokayu Daa (Besar) dan Dokokayu Kikii (Kecil).

Dari informasi yang berhasil dihimpun DAILYPOST.ID dari berbagai sumber, pada tahun 2017 silam, Pulau Dokokayu ini sempat digadang-gadang menjadi “Saronde II” Gorut.

Bahkan pada festival bahari tahun 2017 juga, pulau ini sempat dicanangkan sebagai salah satu wisata baru di Gorut.

“Maka dari itu, gerakan pemulihan Pulau Dokokayu oleh masyarakat Gentuma Raya, sangatlah tepat. Kami warga Gentuma Raya, sangat mendambakan Pulau Dokokayu menjadi salah satu objek wisata bahari yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar salah satu warga Desa Pasalae.

Konon katanya, nama Pulau Dokokayu ini berasal dari bahasa Kaidipang yang memiliki makna Banyak Kayu.  (daily02)