Hari Sumpah Pemuda, Nelson : Sejarah Bangsa Tidak Lepas dari Peran
Kab. Gorontalo

Hari Sumpah Pemuda, Nelson : Sejarah Bangsa Tidak Lepas dari Peran Pemuda

DAILYPOST.ID – Pada tahun 2020 ini, peringatan Hari Sumpah Pemuda ke- 92 sedikit berbeda dengan tahun sebelum- sebelumnya. Tahun ini, Sumpah Pemuda diperingati bersamaan dengan kondisi bangsa Indonesia terdampak Pandemi Covid-19.

Terlepas dari itu, Calon Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo yang turut memperingati Hari Sumpah Pemuda, menceritakan historis panjang kaum muda, dimana sejarah bangsa Indonesia memang tidak lepas dari peran pemuda. Setiap perubahan besar dalam perjalanan bangsa ini senantiasa diawali oleh para pemuda.

Puncaknya yaitu bersatunya pemuda-pemuda Indonesia dari berbagai daerah, berbagai suku yang memiliki kesadaran yang sama dan pada akhirnya mengadakan konggres pemuda dengan konsensusnya yang kita kenal dengan “Sumpah Pemuda” pada tanggal 28 Oktober 1928.

Loading...

“Melalui keluhuran budinya dari para pemuda Indonesia itu lahirlah suatu kesepakatan, ikrar bersama: Satu Tanah Air, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa” untuk menuju satu tujuan mulia yaitu Kemerdekaan Indonesia,” tutur Nelson dalam acara Nelson-Hendra Mohimelu, Rabu (28/10/2020).

Mulai dari tanggal 28 Oktober 1928 silam, para pemuda banyak berperan dalam berbagai gerakan seperti dalam upaya kemerdekaan negara Republik Indonesia pada tahun 1945, hingga peralihan masa reformasi.

Di Gorontalo sendiri, menurut Nelson, para pemuda cukup aktif. Salah satu contoh konkritnya terlihat dari peran dan kontribusi pemuda yang ikut berjuang dalam pemekaran Provinsi Gorontalo dari Sulawesi Utara.

Loading...

“Secara historis, pemuda selalu terlibat dalam banyak hal baik untuk negara maupun daerah. Karenanya, pemuda adalah aset bangsa,” ujarnya.

Nelson juga menyebut, pemuda memiliki idealisme yang kuat. Buktinya, berbagai kritikan terhadap pemerintah seringkali datang dari kalangan anak muda.

Oleh karena itu, kata Nelson, pemuda pantas mendapatkan perhatian dari pemerintah. Baik perhatian dari sisi pendidikan, kesehatan, pembukaan lapangan kerja, hingga pemenuhan sarana olahraga.

“Pemuda jangan hanya produktif dari segi umurnya, tapi benar-benar produktif dari segala sisi,” tandasnya. (**)

Loading...

Comments
To Top