fbpx
Connect with us

Headlines

Jelang Pilpres BEM, Begini Sosok SAMA (Sarif-Maskun) di Mata Mahasiswa UG

Published

on

DAILYPOST.ID – Hiruk pikuk demokrasi di Kampus Universitas Gorontalo (UG) sudah dimulai, kontestasi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gorontalo (BEM-UG) periode 2020-2021 akan digelar pada beberapa hari mendatang.

Masih bingung harus pilih yang mana?, yuk simak kata mahasiswa soal siapa yang ingin dipilihnya nanti.

Peryataan pertama datang dari Roy, mahasiswa Fakultas Pertanian (FAPERTA) UG, ia menyatakan alasannya mengapa lebih memilih pasangan nomor urut 1 (satu), Paket SAMA (Sarif-maskun) di Pemilihan Umum Mahasiswa (PUM).

Roy ingin pemimpin yang lahir nanti harusnya mempunyai pengalaman organisasi baik internal maupun eksternal.

Hal demikian Roy ungkapkan di sela-sela diskusi bersama rekan-rekan mahasiswa di Kantin Kampus UG, Sabtu (14/11/2020).

Dalam pernyataannya tersebut, Roy mengungkapkan alasan dirinya menjatuhkan pilihan ke pasangan SAMA (SARIF-MASKUN).

“Sudah jelas, pasangan nomor urut 1 (Sarif-Maskun) mempunyai kiprah yang cemerlang dan telah mengharumkan almamater di kancah nasional,” Tuturnya.

“Dengan keikutsertaan Sarif dalam organisasi Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI), dan ketika pasangan ini terpilih nanti, maka kita (mahasiswa) tidak mungkin kesulitan mencari relasi, Insha Allah wasilahnya lewat keduanya,” ungkap mahasiswa semester 7 ini.

“Sarif adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE), sementara Maskun dari Fakultas Hukum (FH). Saya sendiri dari Fakultas pertanian (Faperta) artinya saya bukan bagian dari mereka,” lanjutnya.

Lalu apa yang membuat Roy akhirnya menjatuhkan pilihan pada Sarif dan Maskun?

Menurutnya pasangan SAMA (Sarif-Maskun) merupakan mahasiswa yg memiliki idealisme yg tinggi dan mampu menjaga integritas BEM UG kedepan.

Ditemui terpisah, Vrangky Ka’u mahasiswa jurusan perikanan semester 7 saat ditanya kenapa tidak memilih pasangan lain, dia menganggap bahwa kompetensi dan pengalaman Sarif-Maskun lebih teruji. Karena Sarif pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan (IESP) Periode 2018-2019, Ketua Bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP) Komisariat Ekonomi HMI Cabang Limboto Periode 2018-2019, Ketua Komisariat Generasi muda Indonesia (GENBI) Universitas Gorontalo Periode 2019-2020 dan Wakil Ketua BEM Fakultas Ekonomi Universitas Gorontalo periode 2019-2020.

Baca Juga:  Penyanyi 'Balada Pelaut' Connie Mamahit Wafat

Sedangkan maskun pernah menjabat sebagai Sekertaris Umum Komisariat Hukum HMI Cabang Limboto p
periode 2018-2019, Ketua Komisariat Hukum HMI Cabang Limboto, Menteri Kajian dan Advokasi BEM Hukum 2018/2019, dan Menteri Internal BEM Hukum 2019/2020.

Maskun juga merupakan mahasiswa Fakultas Hukum yang selalu menjadi utusan Fakultas sekaligus kampus UG dalam memenangkan kontestasi Debat Mahasiswa di tingkat Privinsi Gorontalo.

“Saya percaya pemimpin yang berpengalaman luar dan dalam kampus,” kata dia.

Selain itu, datang dari Fakultas Ekonomi Rendy Otaya, Selaku Mantan Ketua Komisariat Ekonomi HMI Cabang Limboto Leriode 2018-2019 ini juga mengungkapkan bahwa Sarif merupakan salah satu juniornya yang selalu aktif dalam mempelopori gerakan-gerakan mahasiswa sebagai langkah kongkrit perjuangan guna membela hak-hak rakyat, keaktifannya dalam gerakan pengabdian terhadap rakyat.

Rendy berharap, nilai-nilai idealis yang dimiliki juniornya itu tdk akan surut bila ia di berikan kesempatan untuk memimpin Presiden BEM Universitas Gorontalo nanti.

Di sisi lain, Rendy melihat dengan kemampuan yg dimiliki Maskun Dalam mengelola organisasi terbukti atas kontribusinya semenjak menjadi Ketua Komisariat Hukum HMI Cabang Limboto.

“Sinergitas yang dibangunnya dalam menjalankan roda organisasi sangat baik dan terstruktur, sangat cocok bila Sarif Dan maskun Bersinergi Membawa BEM UG lebih Maju,” Tandasnya

Perlu diketahui, dari pertimbangan itu, dimana ketiga mahasiswa tersebut akhirnya mampu menentukan bahwa pasangan SARIF-MASKUN yang paling ideal untuk memimpin BEM Universitas Gorontalo kedepan.

Continue Reading
Advertisement
Comments
Advertisement
Advertisement