Netizen: Kita Sibuk Bahas Teroris, Eh Rupanya BBM Naik

  • Share

DAILYPOST.ID – “Kita Sibuk Bahas Teroris, Eh Rupanya BBM Niak”. Begitulah salah satu postingan salah satu warganet melalui akun facebooknya, Kamis (1/4/2021).

Postingan dilengkapi foto dengan Surat Pemberitahuan dengan Nomor 348/Q21030/2021-S3 terkait Harga Jual Keekonomian BBM Pertamina untuk Provinsi Sumatera Utara itu, bahkan sudah ratusan kali dibagikan.

Postingan netizen – screenshot dailypost.id

Setelah ditelusuri, ternyata benar! BBM Non Subsidi di wilayah Sumatera Utara mengalami kenaikan.

Dari salah satu sumber terpercaya, disebutkan bahwa Surat Surat Pemberitahuan tersebut diedarkan pada Rabu (31/1/2021).

Pada surat tertanggal 31 Maret 2021, ditandatangani oleh Region Manager Retail Sales I PT Pertamina, Pierre J Wauran itu, kenaikan harga jual BBM non-subsidi dilakukan terhadap sejumlah jenis, seperti Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Dex, Dexlite dan Solar Non-Subaidi.

Kenaikan BBM ini berkisar di angka Rp200-Rp250 rupiah per liternya.

Diketahui, sebelumnya Pertalite dijual dengan harga Rp7.650 per liter, kini menjadi Rp7.850 perliter, Pertamax naik dari Rp9.000 menjadi Rp9.200 perliter dan Pertamax Turbo, naik dari Rp 9.850 per liter menjadi Rp10.050 perliter.

Sementara itu, Untuk BBM jenis Dex, naik menjadi Rp10.450 perliter dari Rp10.200, Dexlite naik dari Rp9.500 menjadi Rp9.700 perliter serta Solar Non-Subsidi, naik dari Rp9.400 menjadi Rp9.600 per liternya.

Dari surat itu, tertera bahwa kenaikan ini adalah bentuk penyesuaian akan besaran kenaikan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang diberlakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

“Sehubungan dengan Surat Edaran kami No.295/Q21030/2021-S3 perihal Penetapan Pemberlakuan Tarif Baru PBBKB di Wilayah Provinsi Sumatera Utara, dengan ini diberitahukan bahwa terhitung 1 April 2021 jam 00.00 waktu setempat Harga Jual Keekonomian BBM mengalami perubahan,” bunyi awal surat itu.

Komentar netizen – screenshot dailypost.id
  • Share

Dailypost Indonesia

Close