Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Gorontalo: Digitalisasi itu Kebutuhan Mutlak!

  • Bagikan

DAILYPOST.ID, Kabupaten Gorontalo – Beberapa waktu lalu, tepatnya Selasa (25/10/2020), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo bekerjasama dengan PT. Bukaka Karya Mandiri telah menggelar Seminar Gorontalo Smart School Ecosystem.

Gorontalo Smart School Ecosystem merupakan bentuk pembelajaran efektif berbasis digital yang merupakan terobosan Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo dalam menekan angka Loss Learning di masa pandemi dan pasca pandemi.

Pasca digelarnya seminar tersebut, Selasa (30/11/2021), Muhlis dari PT. Bukaka Karya Mandiri (pengelola Smart School Ecosystem) kembali melakukan pertemuan dengan Pemkab Gorontalo. Namun kali ini, melalui Dinas Koperasi dan UKM.

Kedatangan Muhlis diterima langsung Kepala Dinas, Arifin Suaib, SE., ME yang juga Ketua KPRI Ekaprasetya Pemda Kabupaten Gorontalo yang didampingi Manager Ekakraf Multimedia Gorontalo, Alan S. Pakaya, S.I.Kom

“Ya, sebelumnya kami telah melakukan seminar Gorontalo Smart School Ecosystem dimana itu tidak lain adalah kebijakan bapak Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo. Nah, dalam waktu dekat ini kami berencana menggelar Bimtek untuk kepala-kepala sekolah, guru pengajar dan operator sekolah,” kata Muhlis saat diwawancarai.

“Khusus organisasi perangkat daerah, termasuk juga Dinas Koperasi dan UKM ini, kedepannya kami berencana membina kerjasama dalam hal Digitalisasi, seperti surat-menyurat secara online. Jadi silaturahmi hari ini arahnya ke sana,” tambah Muhlis.

Di tempat yang sama, Kadis Arifin menjelaskan, pada prinsipnya digitalisasi sangat diperlukan oleh berbagai sektor, termasuk koperasi dan UKM.

“Seperti diketahui, saat ini tengah dipersiapkan Gorontalo Smart School Ecosystem. Menurut saya ini adalah sistem yang komprehensif, yang akan mengelola manajemen pendidikan dan semua stakeholdernya, dimana sistem ini terintegrasi secara digital,” kata Arifin.

“Berbicara mengenai digitalisasi, ini merupakan kebutuhan yang mutlak saat ini dan itu tidak sekadar dibutuhkan di dunia pendidikan saja. Bagi kami di Dinas Koperasi dan UKM sistem serupa juga dibutuhkan,” tambahnya.

Jika memungkinkan, lanjut kadis, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gorontalo sendiri ingin membina kerjasama digitalisasi seperti halnya pengembangan marketplace bagi koperasi dan pelaku UKM di Kabupaten Gorontalo.

“Dengan sistem seperti itu maka koperasi dan pelaku UKM kita dorong untuk memanfaatkan aplikasi marketplace. Melalui marketplace inilah kita bisa membantu mempertemukan mereka (penjual) dengan calon pembeli secara digital dan aman. Untuk koperasi sendiri, mungkin kita bisa mempertemukan pihak yang membutuhkan dana dengan pihak yang bersedia mensurplus dananya. Makanya, upaya seperti ini juga perlu dibackup dengan sistem pembayaran berbasis teknologi,” tandasnya.

Memang, saat ini sudah berseliweran aplikasi-aplikasi pembayaran digital. Namun, Arifin berharap ada sebuah sistem pembayaran digital yang memiliki ciri khas tersendiri bagi Gorontalo.

Di sisi lain, masing-masing koperasi dan pelaku UKM di Kabupaten Gorontalo juga berkesempatan memiliki marketplacenya (gerai online) masing-masing pula.

“Dengan begitu, rasa memiliki itu akan lahir sehingga mereka akan tertarik dan termotivasi untuk memanfaatkan sistem digital,” pungkasnya. (daily02)

Artikel Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Gorontalo: Digitalisasi itu Kebutuhan Mutlak! dimuat via news.dailypost.id.

Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Gorontalo: Digitalisasi itu Kebutuhan Mutlak!
  • Bagikan