Nelson: Pentingnya Digitalisasi, Kolaborasi dan Transformasi UMKM untuk Capai Pasar Global

  • Bagikan

DAILYPOST.ID, Limboto- Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen untuk terus mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bertahan, berkembang, dan bertumbuh, terlebih di tengah tantangan pandemi Covid19 saat ini.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dalam talkshow Resolusi UMKM 22 yang diselenggarakan oleh Koperasi EkaPrasetya, Kamis (06/01/2022) mengatakan, di era covid, yang menjadi salah satu problem ekonomi anjlok adalah UMKM.

Bupati menjelaskan, kurang lebih ada sekitar 40.000 pelaku UMKM di Gorontalo. Namun jumlahnya semakin berkurang hingga 30% selama pandemi covid19. Inilah yang menurutnya menjadi tantangan bagi para pemerintah khususnya, karena UMKM merupakan salah satu motor penggerak perekonomian di daerah yang harus dikembangkan.

“Kalau kita lihat UMKM di Gorontalo itu kurang lebih 40.000, dan dari 40.000 ini setelah covid ini menurun menjadi kurang lebih 30%. Sehingga ini perlu dilihat kembali perlu diidentifikasi UMKM yang ada, agar bagaimana UMKM yang sudah jalan perlu dikembangkan dengan baik,” ucap Nelson.

Oleh karena itu, Nelson menekankan pentingnya penguatan jejaring pemasaran bagi produk pangan lokal untuk meningkatkan daya ungkit produk pangan lokal agar berdaya saing hingga ke nasional.

“Bagaimana UMKM ini kita kolaborasikan dengan berbagai pihak, karena kita tidak bisa berjalan sendiri. Berikut juga kolaborasi dengan pengusaha/investor, ini yang harus kita dorong sehingga produk-produk yang berada disini bisa sampai ke nasional,” tutur bupati.

Dan melalui transformasi birokrasi yang digaungkan Pemerintah Kabupaten Gorontalo di tahun 2022 ini, dirinya berharap UMKM tetap bisa bertahan dan bangkit meski di tengah problem covid19.

Terutama, yang paling penting adalah memanfaatkan digitalisasi yang menurutnya semakin bisa memudahkan pelaku usaha untuk memasarkan produknya.

“Maka ini butuh kolaborasi, butuh digitalisasi sehingga dia (UMKM) bisa maju. Butuh transformasi di pemerintahan daerah Kabupaten Gorontalo,” kata Bupati.

“Dan yang paling penting adalah pasarnya, dan pasar ini tidak hanya secara konvesional tapi juga digital,” ucapnya.

Tak hanya itu, Nelson juga menyampaikan bahwa para pelaku usaha pangan lokal perlu menyasar konsumen dengan sajian yang modern dan menarik.

“Contohnya packaging dan lain sebagainya,” tukas Nelson.

Bupati pun berharap, para pelaku UMKM dapat transformatif agar lebih maju dan berkembang.

“Kami berharap mereka melakukan tranformasi bagaimana produk itu menjadi sesuatu yang baik bahkan menjangkau pasar global,” pungkas Bupati. (Daily00)

Artikel Nelson: Pentingnya Digitalisasi, Kolaborasi dan Transformasi UMKM untuk Capai Pasar Global dimuat melalui news.dailypost.id.

Nelson: Pentingnya Digitalisasi, Kolaborasi dan Transformasi UMKM untuk Capai Pasar Global
  • Bagikan