Gorontalo Utara – Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menunjukkan keseriusannya dalam mempertahankan posisi strategis sebagai lumbung jagung nasional, kali ini dengan menggeber penanaman jagung di Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara, Senin (2/6/2025).
Gubernur Gusnar Ismail, yang turun langsung ke lapangan, tak hanya menyerahkan bantuan benih jagung kepada petani, tetapi juga menyuarakan peringatan tegas kepada para petani agar tidak menyia-nyiakan momentum cuaca baik yang kini sedang berlangsung.
“Cuaca mendukung, benih sudah ada. Jangan tunda-tunda, tanam sekarang sebelum terlambat. Cuaca tidak akan menunggu kita,” ujar Gusnar saat melakukan penanaman simbolis di lahan pertanian Tolinggula.
Bantuan benih jagung yang disalurkan kali ini mencakup 5.000 hektar lahan pertanian, di mana 533 hektar berada di Tolinggula. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari akselerasi Gorontalo menuju daerah penghasil jagung siap ekspor yang makin diperhitungkan di tingkat nasional.
“Kalau penanaman terus meluas dan hasil panen meningkat, Gorontalo akan jadi perhatian utama pemerintah pusat, bahkan bisa jadi prioritas ekspor,” kata Gusnar penuh optimisme.
Ia pun meninjau sejumlah lahan jagung yang kini telah berusia satu hingga dua bulan, seraya berharap tidak ada gangguan cuaca ekstrem atau serangan hama yang bisa menghambat hasil panen.
Ditekankan pula oleh Gusnar bahwa ketersediaan benih tidak boleh sia-sia. Apalagi benih tersebut sebagian besar berasal dari bantuan Kementerian Pertanian yang diterima sejak akhir April 2025. Petani diminta segera turun ke lahan dan tidak menunggu-nunggu hingga musim berlalu.
“Lahan yang belum ditanam harus segera digarap. Jagung ini sensitif terhadap waktu. Kita kejar kualitas dan kuantitas panen sekaligus,” tegasnya. (ad/d09)














