Labuhanbatu – Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, M.KM, bersama unsur Forkopimda mendampingi kunjungan kerja Kapolda Sumatera Utara dalam rangka meninjau kesiapan Pos Pengamanan (Pos Pam) Idul Fitri 1447 H di wilayah hukum Polres Labuhanbatu, Kamis (19/03/2026).
Kehadiran jajaran pimpinan daerah dan kepolisian ini menjadi potret nyata sinergitas lintas instansi dalam menjaga kondusifitas wilayah menjelang hari raya. Selain memantau kelancaran arus lalu lintas, rombongan juga memastikan fasilitas pelayanan kesehatan dan titik istirahat (rest area) bagi pemudik tersedia secara optimal agar perjalanan masyarakat tetap aman dan berkesan.
Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa peninjauan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kesiapsiagaan personel gabungan serta kelengkapan sarana prasarana dalam mengamankan arus mudik dan balik lebaran.
“Tujuan pengecekan ini adalah memastikan seluruh personel, sarana, dan prasarana siap memberikan pelayanan maksimal. Fokus utama kami adalah memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik,” ujar Kapolda di sela-sela peninjauan.
Lebih lanjut, Jenderal bintang dua tersebut mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terhadap jajaran TNI-Polri. Ia berharap kolaborasi ini mampu mengoptimalkan pengawasan di titik-titik rawan sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya tanpa gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Senada dengan hal tersebut, Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, menyatakan bahwa seluruh perangkat daerah, mulai dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga tenaga kesehatan, telah diinstruksikan untuk bersinergi penuh di setiap titik Pos Pam.
“Kami ingin memastikan para pemudik dan warga Labuhanbatu dapat menjalankan ibadah serta merayakan Idul Fitri dengan tenang. Kehadiran Pospam ini bukan sekadar pos penjagaan, melainkan pusat pelayanan terpadu bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan di perjalanan,” tegas Bupati.
Kunjungan kerja ini diakhiri dengan pengecekan mendalam terhadap fasilitas medis dan perangkat komunikasi di unit Pospam. Hal ini guna memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan maupun kebutuhan darurat medis selama masa Operasi Ketupat berlangsung.













