, Bone Bolango- Ada kabar baik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango. Pasalnya, tunjangan hari raya (THR) alias gaji ke-14 akan dicairkan pekan ini.
Hal itu diungkapkan Bupati Bone Bolango Hamim Pou di hadapan ASN pada apel Korpri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, di halaman Kantor Bupati, Senin (18/04/2022).
Bupati Hamim Pou mengungkapkan, THR bagi para ASN di lingkungan Pemkab Bone Bolango dipastikan segera masuk ke rekening masing-masing pada Kamis (21/04/2022) atau paling lambat Jumat.
“Ini hak-hak anda semua, sesuai instruksi Presiden. Insha Allah anda punya THR akan dibayarkan hari Kamis atau Jumat ini,” kata Bupati Hamim Pou
Menurut Hamim, pada Lebaran tahun ini, seluruh ASN di Lingkungan Pemkab Bone Bolango memang layak berbahagia karena THR dibayarkan sepuluh hari sebelum lebaran.
“Pemberian THR ini mari kita nikmati dan syukuri dengan baik,” ucap Hamim.
“Masa cuman yang lain mau lebaran, kita tidak. Jadi ingat baik-baik ini, kalau bukan hari Kamis, hari Jumat THR anda semua dibayarkan,” sambungnya.
Bupati pun memerintahkan Kepala Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BKPD), untuk segera mempersiapkan dana maupun anggaran untuk membayar THR para ASN tersebut.
Bupati juga mengimbau, kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar bijak menggunakan THR. Artinya, tidak melupakan kewajiban untuk berzakat fitrah.
“Kita manfaatkan betul Baznas, saya minta semua zakat fitrah ASN di Baznas saja karena kelihatan sekali hasilnya. Anda bisa saksikan apa yang terkumpul dari hasil zakat infaq, sedekah (ZIS) dari saudara-saudara semua,” terang Bupati.
Tak hanya THR, Bupati memastikan tahun ini, ASN Bone Bolango juga akan menerima gaji 13 dan juga Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Untuk tunjangan atau tambahan penghasilan pegawai (TPP), itu di diktumnya adalah maksimal 50%.
“Kalau kita tidak mampu 50% yang penting sudah ada THR dan gaji 13, tapi saya sudah minta kepada pak Sekda dan Kaban Keuangan, bagaimana caranya supaya TPP-nya para ASN ini masih bisa diakomodir.” Pungkas Bupati Hamim Pou. (*)














