Kota Gorontalo – Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Gorontalo. Jumat (11/10/2024), RSAS menerima kunjungan tim visitasi dari Perhimpunan Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Indonesia dalam rangka mempersiapkan layanan bedah jantung.
Kegiatan ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, dokter ahli bedah jantung dari RS Karyadi Semarang, dr. Wiryawan, serta Profesor Paul L. Tahalele dari RS PHC Surabaya.
Dalam sambutannya, Ismail Madjid menyampaikan apresiasi atas inisiatif RSAS yang menghadirkan layanan bedah jantung di Gorontalo. Menurutnya, langkah ini merupakan kemajuan signifikan dalam pelayanan kesehatan daerah.
“Dulu, masyarakat harus pergi ke luar daerah untuk mendapatkan pelayanan bedah jantung. Sekarang RSAS menghadirkan layanan ini, dan kami sangat berterima kasih atas dedikasi pihak rumah sakit,” ujar Ismail.
Ia juga berharap layanan ini dapat meningkatkan aksesibilitas dan kualitas kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga Kota Gorontalo.
“Saya optimistis, dengan sinergi dan kolaborasi yang terus dikembangkan, RSAS akan mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat Gorontalo,” tambahnya.
Dalam rangkaian agenda visitasi, dokter Bobby Harun memaparkan kesiapan RSAS sebagai jejaring kardiovaskular dan penyelenggara layanan bedah jantung. Selain itu, Profesor Paul L. Tahalele memberikan materi terkait penyakit jantung dan prosedur operasi bedah jantung.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi langkah strategis bagi RSAS dalam memperluas layanan medis, tetapi juga menandai peningkatan kualitas fasilitas kesehatan di Gorontalo, menjadikannya salah satu rujukan terpercaya di kawasan ini.
Hadirnya layanan bedah jantung di RSAS merupakan bagian dari visi Pemerintah Kota Gorontalo untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas. Dengan kolaborasi antara RSAS, pakar medis, dan pemerintah, masyarakat Gorontalo kini dapat menikmati layanan kesehatan yang sebelumnya hanya tersedia di luar daerah.
Ini menjadi bukti nyata bahwa RSAS terus berinovasi dan berupaya menjadi rumah sakit yang responsif terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat.














