Soal Usulan Penambahan PTT, Sekda: Itu Berproses, Bukan Semacam “Menjual Kacang”

GORUT DAILY– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Ridwan Yasin, SH., MH menegaskan, bahwa usulan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Gorut itu bukan semacam “menjual kacang di pasar“, melainkan berproses sesuai ketentuan.

Hal ini disampaikan Sekda Ridwan mengingat ada sekitar 400 orang yang diusulkan oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di saat posisi anggaran sudah banyak yang digeser pada Penanganan Covid-19.

“Intinya penambahan ini tetap mengacu pada kemampuan anggaran daerah, karena yang menyatakan mampu dan tidaknya adalah masing-masing OPD dan keuangan. Saya khawatir jangan sampai anggaran itu digunakan untuk Covid-19 berdasarkan instruksi pemerintah pusat, namun OPD sendiri tidak menyadarinya. Nah, kemudian sudah mengusulkan PTT tapi tidak mampu di sisi anggaran,” tambahnya.

Panglima ASN itu, tentunya tidak ingin muncul masalah baru di saat semua pihak sedang berjuang melawan Covid-19.

“Maka dari itu, hari ini (Selasa 5/5/2020) kami sudah rapatkan soal PTT dengan seluruh pimpinan OPD yang mengusulkan penambahan PTT. Semuanya saya undang termasuk badan keuangan yang merupakan sumber dana dari anggaran untuk pengangkatan PTT,” ungkap Ridwan.

Rapat tersebut lanjut Ridwan, untuk membahas lebih lanjut soal usulan yang dilakukan. Sebab saat ini ungkap dia, sudah ada sekitar 1000 orang yang telah memegang SK, namun ada kurang lebih 100 orang yang pembayaran honornya masih diupayakan sampai dengan Bulan Desember 2020 ini.

“Posisi hari ini sudah seribu lebih yang sudah ada SK. Dan kita sudah minus seratus lebih berdasarkan data dari BKD, yang honornya belum bisa dibayarkan sampai bulan desember. Sehingga saya sampaikan kepada keuangan tuntaskan dulu yang seratus lebih itu pembayarannya sampai desember, karena mereka sudah pegang SK Juga. Dan tambahan yang kurang lebih 400 orang yang sudah diajukan itu, saya minta anggaran mana yang kita gunakan untuk mereka,” ucap panglima ASN Gorut itu.

“Hari ini saya minta hitung semuanya, keuangan dan semua OPD yang mengusulkan. Dan besok saya tunggu finalnya, apa bisa disanggupi pembayaran gajinya sampai desember atau tidak,” tutup Sekda milenial itu. (daily01)







Sablon Kaos Satuan di Gorontalo