UG di Usia 19 Tahun, Jamal : Kita Perguruan Tinggi yang Kuat

DAILYPOST.ID -Universitas Gorontalo (UG) sebentar lagi akan memperingati hari jadi ke-19 yang jatuh pada tanggal 10 Juli 2020.

Moh. Jamal Moodoeto, SE., MH, selaku Ketua Yayasan Pendidikan Duluwo Limo Pohalaa (YPDLP) Gorontalo, yayasan yang menaungi UG, mengatakan, Kampus ini telah melangkah jauh dalam berkontribusi bagi pembangunan di Gorontalo, sejak tahun 1988 sebagai Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan akhirnya beralih menjadi UG pada 2001.

“Sejak berdirinya UG pada tahun 2001, alhamdulillah sampai dengan 2020 ini tetap eksis dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan sumber daya manusia di Gorontalo. Dan tidak hanya di Gorontalo, karena UG telah banyak melahirkan alumni dari luar provinsi Gorontalo,” kata Jamal dikutip dalam wawancara ekslusif Program Podcast UG, edisi Milad UG ke 19.

Sejak UG berdiri, lanjut dia, kampus ini telah resmi mempersembahkan Tri Dharma nya yang diwujudkan melalui karya dan lulusan yang hingga saat ini.

“Memang alhamdulillah sejauh ini UG telah memperlihatkan bahwa kita dalam perguruan tinggi kita mampu, kita kuat dan kita mampu bertahan dari berbagai situasi dan kondisi,” kata Jamal.

Memasuki usia ke-19 tahun ini, lanjutnya, UG terus berupaya meningkatkan kualitas serta potensi yang dimiliki guna mencetak generasi bangsa yang kompeten dan berkualitas sebagai wujud pelayanan UG pada bangsa.

“Memang perjalanan 19 tahun ini tentu bukan perjalanan yang pendek dan karena itu setiap tahun kita dari Yayasan bersama-sama dengan Rektor UG dan segenap civitas akademika UG bersama-sama mengevaluasi sejauh mana capaian-capaian yang kita hasilkan,” ujarnya.

Ibarat sebuah pohon, tanpa akar yang kuat maka julangannya akan mudah tumbang. Sebagaimana perjalanan kampus UG dalam beberapa tahun terakhir, diakui telah melewati berbagai dinamika.

Apalagi, saat ini dihadapkan dengan situasi pandemi Covid-19, yang tak bisa dipungkiri mempengaruhi seluruh bidang kehidupan masyarakat termasuk kampus UG sendiri. Akan tetapi, kata Jamal, hal itulah yang membuat UG menjadi lebih kuat.

“Terkadang kita merasa ini ini beban yang terlalu besar, tapi kita ini adalah sebuah perguruan tinggi, yaitu bagaimana kita bisa menjadi teladan di daerah ini. Kita ini perguruan tinggi yang kuat dan kita punya alumni yang luar biasa banyak,” imbuhnya.

Dengan jumlah alumni mencapai 9000 yang tersebar di se antero Indonesia, Jamal mengungkapkan ini menjadi tantangan bagi UG untuk lebih menguatkan kualitas lulusan UG nantinya. (Daily08)









Sablon Kaos Satuan di Gorontalo