Soal Manajemen Keuangan PUDAM Gorut, Ridwan Yasin: di Balik 'Kebuntuan' Pasti Ada Solusi! | DAILYPOST.ID
Daerah

Soal Manajemen Keuangan PUDAM Gorut, Ridwan Yasin: di Balik ‘Kebuntuan’ Pasti Ada Solusi!

DAILYPOST.ID, Gorut – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) “Tirta Gerbang Emas” merupakan salah satu manifestasi Pemerintah Daerah (Pemda) Gorontalo Utara (Gorut).

Untuk itu, segala problem yang terjadi di perusahaan tersebut harus segera dituntaskan agar bisa berdampak baik terhadap daerah, khususnya bagi kemajuan PUDAM itu sendiri.

Seperti yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Gorut, Ridwan Yasin usai memimpin rapat sekaligus evaluasi terhadap sistem pengelolaan keuangan PUDAM, yang berlangsung di Aula Tinepo kantor bupati, Senin (27/7/2020).

Sekda Ridwan mengungkapkan, ada beberapa hal yang dibahas dalam rapat tersebut. Diantaranya terkait tindak lanjut atas kerjasama PUDAM Gorut dengan Induk Koperasi Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Inkop Pamsi) dan CV. Bagaskara.

Dijelaskan bahwa hingga saat ini, pihak Inkop Pamsi dan CV. Bagaskara masih memiliki invoice (tagihan) yang belum dilunasi oleh pihak PUDAM Gorut.

“Tagihan itu harus segera diselesaikan. Nah, Karena prosesnya dilakukan oleh lembaga PUDAM pada saat itu, maka yang menyelesaikannya adalah lembaga PUDAM itu sendiri, dalam hal ini pemerintah daerah,” jelas Ridwan Yasin.

Sebagai tindak lanjut dan keseriusan akan hal itu, Pemda Gorut akan membentuk tim audit dan evaluasi manajemen dan pengelolaan keuangan dan organisasi PUDAM.

“Di rapat tadi, kami membahas tentang manajemen di PUDAM. Bahkan, kami menghadirkan yang memimpin manajemen PUDAM dari yang dulu sampai dengan sekarang. Nah, hasilnya kami akan membentuk tim untuk melaksanakan audit terhadap manajemen keuangan dan organisasi, sekaligus mengevaluasi tentang pengelolaannya,” jelasnya.

Tim yang dibentuk, diberikan kesempatan bekerja selama 7 hari kerja dan segera memberikan rekomendasi kepada bupati selaku KPM (Kuasa Pemilik Modal).

“Ya, tim yang kami bentuk diberikan kesempatan selama 1 minggu (7 hari kerja), dan nanti akan merekomendasikan kepada KPM (Kuasa Pemilik Modal) dalam hal ini bapak bupati untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya,” ucap Ridwan.

Sekda Millennial itu yakin, di balik ‘kebuntuan’ setiap masalah pasti ada solusi untuk menyelesaikannya.

“Kami yakin solusinya pasti ada, dan kami harus selesaikan apa yang menjadi kerjasama dengan CV. Bagaskara dan Inko Pamsi karena itu dilaksanakan dan diselenggarakan secara sah dengan didasarkan pada MoU masing-masing,” tambahnya. (daily02)

Comments

Popular Post

To Top
%d blogger menyukai ini: