https://wa.wizard.id/003a1b

BKPSDM Gorontalo Hadapi Efisiensi Anggaran, Gubernur Gusnar Ismail Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Riski Kakilo
Pelaksanaan Dialog Kinerja Gubernur Gusnar Ismail bersama Pegawai BKPSDM, Senin (13/4/2026). (Foto: Diskominfotik).

DAILYPOST.ID Gorontalo — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Gorontalo menjadi salah satu perangkat daerah yang terdampak kebijakan efisiensi anggaran tahun 2026. Pasca penggabungan antara BPSDM dan BKD pada awal tahun ini, total anggaran BKPSDM tercatat turun menjadi sekitar Rp17,9 miliar dari sebelumnya Rp22,9 miliar pada tahun 2025.

Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menekankan pentingnya strategi kolaborasi lintas instansi guna menjaga kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur tetap optimal di tengah keterbatasan anggaran.

Pernyataan itu disampaikan Gusnar saat menghadiri Dialog Kinerja bersama pegawai BKPSDM, Senin (13/04/2026). Ia menilai, berbagai kementerian dan lembaga saat ini menyediakan program pendidikan dan pelatihan gratis yang dapat dimanfaatkan oleh aparatur sipil negara (ASN).

“Harus berkolaborasi. Ini memang tidak mudah, tapi harus ada yang memulai. Jangan sampai peluang ini diabaikan,” ujar Gusnar.

Ia mengingatkan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh berdampak pada penurunan kapasitas aparatur. Menurutnya, peningkatan kompetensi SDM justru harus tetap menjadi prioritas utama meskipun dukungan anggaran terbatas.

“Jangan sampai kemampuan aparat menurun karena efisiensi. Kalau kita ikut turun, maka kita akan tertinggal. Mungkin kita terbatas dari sisi anggaran dan sarana, tapi kita masih punya SDM yang bisa terus ditingkatkan,” tegasnya.

Selain itu, Gusnar juga meminta para pejabat administrator di lingkungan BKPSDM untuk lebih selektif dalam menentukan program kerja. Ia menekankan pentingnya fokus pada program prioritas agar pelaksanaan tugas lebih efektif.

Beberapa bidang seperti sertifikasi, kelembagaan, serta pengembangan kompetensi manajerial dan fungsional diminta untuk menyederhanakan program kerja dengan menetapkan fokus tahunan.

“Struktur organisasi sudah ada, tetapi dalam kondisi keterbatasan anggaran, perlu analisis yang tepat untuk menentukan fokus utama. Jangan terpaku pada struktur, tapi utamakan hasil,” jelasnya.

Sementara itu, BKPSDM Gorontalo terus berupaya meningkatkan efektivitas program pengembangan SDM melalui berbagai inovasi. Selain memanfaatkan platform digital, kerja sama dengan instansi vertikal juga diperkuat.

Salah satu langkah konkret adalah kolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital melalui program Digital Talent. Program ini memberikan kesempatan bagi ASN di seluruh Indonesia untuk mengikuti pelatihan secara daring sesuai bidang tugas masing-masing.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjadi solusi strategis dalam menjaga kualitas dan daya saing aparatur, meskipun di tengah tekanan efisiensi anggaran daerah.

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version