, Bonebol – Dalam Rapat Kerja (Raker) Badan Kerja Sama Utara-Utara (BKSU) yang diselenggarakan di Kabupaten Bone Bolango, Selasa (23/02/2021), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango memaparkan potensi pariwisata yang ada di Bone Bolango, salah satunya Wisata Geopark.
Destinasi Wisata Geopark yang dikenalkan oleh Pemkab Bone Bolango dalam forum BKSU adalah Destinasi Wisata Hiu Paus yang berada di Desa Botu Barani, Kecamatan Kabila.
Hal ini pun menuai respon positif dari Sekertaris Jendral (Sekjen) BKSU, Fachrudin Zain Olilingo. Menurutnya, selama ini pihaknya belum banyak membicarakan soal Sektor Pariwisata dalam BKSU.
Sebelumnya, dalam paparan Plh Bupati Bone Bolango Ishak Ntoma menjelaskan, potensi wisata geopark di Bone Bolango saat ini sedang gencar-gencarnya dipromosikan hingga di kancah Internasional.
Oleh karena itu, mulai tahun ini kata Sekjen BKSU, pihaknya akan mulai membicarakan potensi pariwisata yang ada di 4 daerah ini, termasuk Bone Bolango.
“Kami akan terus mendorong agar Wisata Hiu Paus yang ada di wilayah Bone Bolango untuk terus dipromosikan hingga dunia Internasional, sehingga dapat dikunjungi langsung oleh para wisatawan,” tutur Fachrudin.
Ia juga mendorong destinasi wisata yang ada di 4 Kabupaten yang tergabung dalam BKSU bisa turut dipromosikan.
Untuk itu, pihaknya berencana untuk menyiapkan situs promosi wisata agar informasi pariwisata, lingkungan dan sebagainya yang menjadi program BKSU bisa sampai hingga di dunia internasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bone Bolabgo Lukman Daud mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan 4 Kabupaten yang tergabung dalam BKSU untuk mempromosikan pariwisata yang ada di Kabupaten Bone Bolango, sehingga bisa meningkatkan kunjungan wisatawan.
“Hal yang menguntungkan Kabupaten Bone Bolango dari segi Pariwisata yaitu lokasinya berdekatan dengan Ibu Kota Provinsi. Karena para wisatawan tentunya mempunyai pertimbangan contohnya berapa lama waktu yang bisa ditempuh untuk berkunjung ke suatu tempat wisata,” imbuhnya. (rls/kominfo)
Foto : Istimewa/Mongabai













