LIMBOTO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus memperkuat kualitas sumber daya aparatur melalui pelaksanaan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar bekerja sama dengan BKPSDM Provinsi Gorontalo di Gedung Auditorium GIIS (Gedung Teater) BKPSDM Provinsi Gorontalo, Selasa (19/5/2026).
Latsar diikuti oleh 74 peserta yang terdiri dari CPNS Golongan II dan III Formasi Umum, lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), serta lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri yang akan bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, jajaran BKPSDM Provinsi dan Kabupaten Gorontalo, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta sejumlah undangan lainnya.
Dari total peserta yang mengikuti pelatihan, sebanyak 14 orang berasal dari Golongan II dan 60 orang berasal dari Golongan III. Mereka akan menjalani berbagai tahapan pembelajaran sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan kompetensi aparatur sipil negara.
Saat membuka kegiatan tersebut, Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa Latsar CPNS bukan sekadar agenda administratif untuk memenuhi persyaratan kepegawaian, melainkan proses strategis dalam membentuk ASN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Kami berharap pelaksanaan kegiatan ini tidak hanya sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi benar-benar menjadi proses pembentukan ASN yang profesional, berintegritas, serta memiliki orientasi pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sofyan.
Menurutnya, tantangan pembangunan dan kebutuhan masyarakat saat ini semakin kompleks sehingga menuntut aparatur pemerintah memiliki kemampuan yang memadai, mampu beradaptasi terhadap perubahan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam menjalankan tugas.
Ia juga mengingatkan para peserta bahwa keberhasilan menjadi CPNS merupakan hasil dari proses seleksi yang ketat, transparan, dan kompetitif. Karena itu, kesempatan mengikuti Latsar harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas diri dan memperkuat karakter sebagai pelayan masyarakat.
“Saudara-saudara yang mengikuti Latsar hari ini merupakan insan terpilih yang telah melalui proses seleksi yang ketat, transparan, dan kompetitif. Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk memperkuat kompetensi dan karakter sebagai pelayan masyarakat,” katanya.
Bupati Sofyan menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan semangat belajar selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Ia berharap para peserta mampu menyerap berbagai materi yang diberikan dan menerapkannya dalam pelaksanaan tugas di lingkungan kerja masing-masing.
Selain meningkatkan kompetensi teknis, Latsar juga diharapkan dapat membentuk ASN yang memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan berinovasi, serta mampu menjadi agen perubahan dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo menaruh harapan besar kepada para CPNS yang mengikuti pelatihan tersebut agar kelak menjadi aparatur yang profesional, responsif, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.
Melalui pelaksanaan Latsar 2026, Pemkab Gorontalo terus menunjukkan komitmennya dalam membangun birokrasi yang modern, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik demi mendukung terwujudnya visi pembangunan daerah yang maju dan berkelanjutan.













