NGAWI – Renovasi Alun-alun Merdeka Ngawi yang rencananya digarap tahun 2026 ditunda. Anggaran Rp 20 miliar yang sudah dialokasikan itu bakal dialihkan untuk mempercepat infrastruktur jalan kabupaten serta perbaikan pasar hewan.
Demi terwujudnya akses jalan yang baik, akhirnya Pemkab Ngawi mengambil keputusan itu yang diharapkan sesuai target dengan capaian jalan mantap dapat rampung 100% di tahun 2026. Jumat (27/2/26).
Adapun prioritas yang Pemkab Ngawi fokuskan pada tahun ini ada sejumlah titik meliputi jalan Jatigembol hingga Dawung, ruas Soco – Dadapan, Kendung – Mangunharjo hingga penguatan sejumlah sayap jembatan.
Perlu diketahui, jika intervensi pemerintah pusat melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) turut berjalan yang di fokuskan di ruas jalan Karangjati – Rejuno, maka target jalan mantap 100% kelar sesuai rencana tahun ini.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan, “Keputusan yang diambil untuk menunda renovasi Alun-alun Ngawi cukup mengejutkan. Pasalanya, draf yang telah disiapkan Dinas PUPR Kabupaten mencakup pelebaran trotoar, rehabilitasi lapangan tenis dan basket yang sudah mengalami kerusakan,” katanya.
Ia juga menambahkan, “Renovasi Alun-alun, pemugaran fasilitas olahraga, Renovasi Stadion serta pembangunan Balai Pemuda tetap akan kami prioritaskan setelah infrastruktur jalan masyarakat terpenuhi,” tambahnya.
Lanjut Bupati Ngawi itu menjelaskan, “Rp 6 miliar juga dialokasikan untuk benahi pasar hewan di Desa Kandangan, Ngawi. Melihat kondisi di lapangan landasan pasar sudah mulai rusak parah dan tentunya berdampak pada menurunnya harga jual hewan warga yang sering kali menyebabkan ternak terjatuh,” jelasnya.(*)












