Kota Gorontalo – Mendekati hari pemilihan umum (Pemilu), kampanye para calon anggota legislatif (caleg) semakin intens, dengan janji-janji untuk mendapatkan dukungan masyarakat. Namun, H. Fikram A.Z Salilama S.IP, Caleg Provinsi Gorontalo dari Partai Golkar, memilih pendekatan berbeda. Saat berkampanye di salah satu Kelurahan di Kota Gorontalo, Fikram menegaskan bahwa ia tidak ingin berjanji kepada masyarakat, melainkan akan menyampaikan kinerjanya selama menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Gorontalo (periode 2019-2024).
“Saya tidak akan menjanjikan kepada bapak dan ibu, tapi saya di sini hanya menyampaikan apa yang sudah saya perjuangkan di DPRD Provinsi Gorontalo,” ujar Fikram Salilama pada Senin (22/01/2024).
Fikram Salilama, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar, memaparkan bahwa selama masa jabatannya di DPRD Provinsi Gorontalo, banyak program yang telah dilaksanakannya dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, mulai dari program beasiswa hingga bantuan alat mesin tempel untuk nelayan.
“Saya sebagai Ketua Fraksi Golkar sudah banyak memperjuangkan harapan seluruh masyarakat. Namun, masyarakat harus paham bahwa anggaran di Provinsi Gorontalo masih relatif kecil, sehingga program-program tersebut harus dilakukan secara bertahap untuk menempatkan anggaran secara bijak,” ungkap Fikram Salilama.
Meskipun menyadari bahwa sebagian program belum dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat, Fikram tetap berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. Ia menegaskan bahwa setiap program yang tidak menyentuh kepentingan masyarakat akan ia lawan.
“Kita ngotot harus memperbanyak UMKM, tapi di bidang lain, kesehatan berteriak. Kita ngotot kesehatan harus diperjuangkan, di bidang lain lagi berteriak pendidikan. Sehingga kita harus arif dan bijak untuk menempatkan anggaran,” tambah Fikram Salilama.
Fikram juga membagikan pengalamannya dalam memperjuangkan aspirasi rakyat di Badan Anggaran. Ia menekankan bahwa ia tidak main-main dan bersedia melawan demi kepentingan masyarakat.
“Bapak dan ibu tahu bahwa memperjuangkan anggaran di Badan Anggaran tidak mudah. Saya pernah bikin ribut di Badan Anggaran, sampai lempar meja, laptop malayang, infokus malayang. Saya usir, saya bubarkan rapat Badan Anggaran. Saya lakukan itu karena demi memperjuangkan aspirasi rakyat. Jika tidak sesuai dengan kepentingan rakyat, saya sikat, ada program-program yang tidak menyentuh kepentingan masyarakat, saya sikat, saya lawan,” tegas Fikram Salilama.
(Riski Kakilo)












