Gorontalo – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo turun langsung mengikuti kerja bakti massal di sepanjang Jalan Bypass Patung Langga hingga Kantor Gubernur Gorontalo, Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Aksi bersih-bersih tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, yang menegaskan bahwa keterlibatan ASN bertujuan memberikan contoh nyata kepada masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menurut Gusnar, kehadiran ASN dalam kegiatan ini bukan semata-mata untuk melakukan pekerjaan teknis, melainkan sebagai bentuk motivasi sosial agar masyarakat turut berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
“ASN tidak perlu harus turun langsung ke saluran atau melakukan pekerjaan berat seperti memotong dan memangkas. Kami sudah menyiapkan tim lapangan yang menangani hal tersebut, sehingga ASN bisa berperan sebagai penggerak dan teladan,” ujar Gusnar.
Ia menambahkan, Gerakan Indonesia ASRI di Gorontalo tidak akan dijadikan agenda rutin mingguan bagi ASN. Pemerintah provinsi akan menerapkan pola kegiatan yang fleksibel dengan lokasi yang berpindah-pindah guna menjangkau lebih banyak wilayah.
“Ke depan, kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap satu minggu atau sepuluh hari dengan lokasi yang berbeda. Pola ini akan terus dikembangkan agar gerakan nasional ini benar-benar berdampak luas di Gorontalo,” jelasnya.
Di akhir kegiatan, Gusnar juga mengajak seluruh ASN untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana kampanye publik. Ia menilai penyebaran informasi melalui platform digital dapat memperluas jangkauan sosialisasi Gerakan Indonesia ASRI hingga ke pelosok daerah.
“Silakan diviralkan melalui media sosial agar masyarakat mengetahui adanya gerakan nasional ini. Kita ingin ASRI benar-benar menjadi budaya di Provinsi Gorontalo,” pungkasnya.
Kegiatan kerja bakti ini diharapkan tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.












