Tojo Una-Una — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tojo Una-Una menggelar Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) perdana di Aula Desa Sansarino, Kabupaten Tojo Una-Una. Kegiatan ini menjadi langkah awal konsolidasi organisasi untuk memperkuat arah gerakan GMNI di daerah tersebut.
Rapimcab perdana DPC GMNI Tojo Una-Una mengusung tema “Reorganisasi Kepemimpinan yang Berintegritas, Visioner, dan Berjiwa Gotong Royong”. Tema ini menegaskan komitmen GMNI dalam membangun kepemimpinan yang solid serta berpijak pada ideologi Marhaenisme sebagai dasar perjuangan organisasi.
Ketua DPC GMNI Tojo Una-Una, Moh. Ricky M. Nibi, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran GMNI sebagai organisasi kader yang harus terus bergerak secara dinamis dan progresif. Menurutnya, penguatan kaderisasi, kerja-kerja advokasi, serta dinamika politik organisasi menjadi agenda utama yang harus dijalankan secara konsisten.
“GMNI Tojo Una-Una harus terus hidup dan bergerak dalam semangat Marhaenisme. Penguatan kader, konsolidasi ideologi, dan kolaborasi gerakan menjadi kunci agar GMNI Tojo Una-Una benar-benar hadir dan berpihak pada persoalan masyarakat, khususnya kaum marhaen,” ujar Ricky.
Sementara itu, perwakilan DPC Persatuan Alumni (PA) GMNI Tojo Una-Una, Sarinah Nidaul, menyoroti pentingnya distribusi kader yang tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa penempatan kader harus disesuaikan dengan kompetensi, kapasitas, dan jejaring yang dimiliki.
“Distribusi kader harus sejalan dengan kompetensi, kapasitas, dan jejaring. Ini merupakan tanggung jawab kolektif organisasi agar GMNI Tojo Una-Una mampu melahirkan kader ideologis yang siap berjuang di berbagai sektor,” jelasnya.
Rapimcab GMNI Tojo Una-Una dibuka secara resmi oleh Ketua DPC GMNI Tojo Una-Una dan diikuti oleh seluruh anggota serta kader GMNI dari berbagai tingkatan. Suasana rapat berlangsung khidmat namun penuh semangat kebersamaan.
Melalui Rapimcab ini, DPC GMNI Tojo Una-Una berharap dapat memperkuat konsolidasi internal serta memaksimalkan gerakan organisasi di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum penting untuk meneguhkan GMNI Tojo Una-Una sebagai organisasi kader perjuangan yang konsisten memperjuangkan nilai-nilai Marhaenisme dan kepentingan rakyat tertindas.












