Grand Opening ECO SOCIO TECH SCHOOL Indramayu, Harapan Baru Dongkrak IPM dan Kualitas SDM

DAILYPOST.ID Indramayu – Kabar baik bagi dunia pendidikan Indramayu. Sekolah berkonsep internasional, ECO SOCIO TECH SCHOOL Indramayu resmi dibuka di Jalan Panyindangan, Sabtu (10/10/2026).

Grand opening ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua DPC Partai Gerindra H. Kasan Basari, Anggota DPRD dari Fraksi Golkar H. Tatang, tokoh masyarakat H. Sidik, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispara) Indramayu Ahmad Syadzali, serta seluruh jajaran keamanan dari Polsek dan Koramil setempat.

Sekolah yang digagas oleh putra daerah Angga Wira dan Fressha ini berada di bawah naungan Yayasan Wirayo dan Cendikia (IST) dan langsung disambut positif oleh berbagai kalangan.

Narasumber nasional, Helmy Yahya selaku Kepala Pelaksana BP Rebana Jawa Barat, menegaskan bahwa kemajuan Indramayu sangat bergantung pada kualitas pendidikan. Ia menilai pertumbuhan ekonomi Indramayu yang masih rendah harus dijawab dengan investasi besar di sektor pendidikan.

“Kemajuan suatu daerah sangat bergantung pada kualitas pendidikannya. Kehadiran sekolah internasional yang diinisiasi putra daerah ini adalah solusi untuk ketertinggalan Indramayu,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kesejahteraan guru. Menurutnya, wacana standar gaji guru setara 1000 dolar harus didukung untuk menciptakan tenaga pendidik profesional. Pendidikan berkualitas, kata dia, memang memerlukan biaya besar dan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan butuh partisipasi swasta dan masyarakat.

Dalam sesi diskusi, Helmy juga menegaskan pentingnya fokus pada kurikulum STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics). Ia menilai Indonesia tertinggal karena kurang fokus pada STEM. Meski aspek hukum, seni, dan spiritual tetap penting, prioritas pada STEM adalah kunci kemajuan negara-negara besar seperti Cina, Singapura, dan Korea.

Sementara itu, sistem pendidikan berasrama atau _boarding school_ yang diusung ECO SOCIO TECH SCHOOL dinilai sangat efektif untuk membentuk etika, disiplin, dan kemampuan komunikasi siswa. Sistem ini juga menjadi solusi bagi orang tua yang sibuk serta membantu pengawasan penggunaan gadget dan penyeragaman karakter siswa.

Kepala Sekolah, Fressha Rezkana, http://S.Pd.I., menjelaskan tujuan utama pembangunan sekolah ini adalah untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indramayu yang saat ini masih rendah dengan rata-rata kelulusan tingkat SMP.

“Fokus awal kami adalah pembukaan jenjang TK dan Playgroup untuk mengoptimalkan masa emas anak usia dini 0-6 tahun. Sekolah akan mulai beroperasi hari Senin dengan dua kelas awal menggunakan standar pembelajaran pusat yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah,” jelas Fressha.

Ia menambahkan, Indramayu sebenarnya memiliki potensi luar biasa dengan garis pantai terluas di Jawa Barat dan surplus produksi padi. Namun, potensi Sumber Daya Alam (SDA) itu memerlukan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengelolanya.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh elemen untuk mengubah mindset masyarakat agar lebih memprioritaskan investasi pada kualitas pendidikan anak dibandingkan pengeluaran konsumtif.

“Kami mengajak pemerintah daerah, media, LSM, dan seluruh masyarakat untuk bersinergi membangun Indramayu menjadi daerah yang aman, layak investasi, dan berdaya saing global. Fasilitas pendidikan modern dengan pengantar bahasa Inggris ini sangat relevan dengan kebutuhan dunia saat ini,” pungkasnya.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version