Gorontalo – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat semangat pembangunan. Pesan tersebut ia sampaikan usai memimpin upacara bendera di halaman Rumah Jabatan Gubernur, Minggu (17/08/2025).
“Dengan peringatan hari ulang tahun kemerdekaan yang ke-80 ini, saya berharap kita memiliki spirit baru, menambah semangat lagi untuk terus melanjutkan pelaksanaan pembangunan dengan tujuan akhir kesejahteraan rakyat,” ujar Gusnar.
Ia menegaskan, semangat kemerdekaan harus dimaknai sebagai dorongan baru untuk mempercepat pembangunan di segala sektor. Menurutnya, seluruh program pemerintah, baik pusat maupun daerah, bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Namun, Gusnar juga mengakui masih ada pekerjaan besar yang perlu dituntaskan, terutama masalah kemiskinan. Data terkini menunjukkan, angka kemiskinan di Provinsi Gorontalo masih berada pada kisaran 13 persen.
“Ini merupakan tantangan tersendiri. Kita sudah merdeka 80 tahun, namun sebagian masyarakat kita masih hidup miskin. Karena itu, perhatian pemerintah harus lebih serius untuk mengentaskan kemiskinan secara berangsur-angsur,” jelasnya.

Terkait strategi penanganan, Gusnar menilai program prioritas pemerintah pusat sudah berjalan konkret, mulai dari pemberian makanan bergizi gratis, pembangunan tiga juta rumah rakyat, sekolah rakyat, hingga penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa Merah Putih.
Sementara untuk Gorontalo, pemerintah daerah tetap berfokus pada lima program unggulan, yakni sektor pertanian, perikanan dan agromaritim, penguatan UMKM, pengembangan pariwisata, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Lima program unggulan ini menjadi kunci pembangunan di Gorontalo. Harapannya, dengan kolaborasi dan kerja keras semua pihak, kesejahteraan rakyat bisa tercapai lebih cepat,” pungkas Gubernur Gusnar.













