https://wa.wizard.id/003a1b

Hamim Pou Harap Bonebol Masuk 50 Besar Lingkaran Smart City

Dailypost.id
Bupati Bone Bolango, Hamim Pou. (Foto: Prokopim/Cila)

DAILYPOST.ID , Bone Bolango – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango (Bonebol) pada tahun 2024 nanti akan menghadapi Assesment Smart City atau dikenal dengan penilaian kota cerdas.

Oleh karena itu dengan melihat dari berbagai potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Bone Bolango, Bupati Bone Bolango (Bonebol) Hamim Pou berharap nantinya Kabupaten Bonebol akan masuk dalam 100 atau 50 besar kabupaten/kota lingkaran smart city.

Harapan itu disampaikannya, melalui zoom meeting pemaparan program kebijakan Pemerintah Kabupaten Bonebol yang tertuang dalam visi misi di hadapan para tim assesment dan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Selasa (04/04/2023).

Hamim pada kesempatan itu memaparkan bahwa, kabupaten yang ia pimpin itu memiliki jumlah penduduk lebih kurang dari 165 hingga 167 ribu jiwa.

Dirinya mengatakan, yang menarik di Kabupaten Bonebol itu hampir 71% wilayah di Kabupaten Bonebol merupakan hutan lindung dan ada satu kecamatan yang terletak di tengah-tengah hutan taman nasional tersebut.

“Diprediksi, indeks pembangunan manusia Kabupaten Bonebol saat ini berada pada posisi 7.25% dan hasil rilis terahir pada tahun 2022 akan ada di posisi 70.90%, menjadi satu-satunya kabupaten kategori maju di Provinsi Gorontalo,” paparnya.

Lanjutnya, meski dengan indeks pembangunan kian meningkat namun angka kemiskinan di Kabupaten Bonebol itu masih relatif tinggi dan terendah di Provinsi Gorontalo, tapi kata ia, angka kemiskinan itu masih di atas rata-rata nasional.

“Demikian juga dengan angka pengangguran kita di Bonebol berada pada kisaran 4%,” katanya.

Hamim menuturkan, kaitannya smart city dengan visi misi Pemkab Bonebol terdapat pada visi misi ke-4, yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis digital.

Oleh karena itu, akan ada keselarasan antara kebijakan smart city dengan visi misi dari Pemkab Bonebol.

“Jadi pelayanan digital itu termasuk layanan-layanan publik jadi kami terjemahkan dalam prioritas program RPJMD 2021-2026. Salah satu terkait dengan tata kelola layanan berbasis digital, yaitu penguatan kualitas kinerja dan tata kelola kepemerintahan yang baik serta pemantauan kinerja layanan publik yang semakin berkualitas.” tandasnya. (Jefry_Potabuga)

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version