, Bone Bolango – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bonebol terus melakukan berbagai upaya untuk menurunkan angka stunting di daerah tersebut.
Salah satunya dengan melakukan intervensi pada Catin atau disebut dengan calon pengantin untuk melakukan pencegahan terhadap stunting kepada calon pengantin yang dinilai mengalami risiko stunting, bimbingan ini dilakukan dengan pendataan kondisi tubuh risiko stunting dan penyuluhan mengenai bahaya stunting dan cara menemukan solusi untuk pencegahannya.
Langka awal yang dilakukan Pemkab Bonebol, dengan mengundang berbagai organisasi untuk menggelar rapat koordinasi forum tanggung jawab sosial dan lingkungan usaha yang punya kaitannya dengan penurunan stunting, baik itu organisasi profesi, dari kementerian agama, perguruan tinggi, muhammadiyah, muslimat NU, dengan melakukan intervensi pada program baik di lini pendidikan dan lain sebagainya.
Wakil Bupati (Wabup) Bonebol, Merlan S. Uloli usai mengikuti kegiatan mengatakan kepada awak media bahwa, Pemkab Bonebol untuk upaya penurunan stunting di wilayah Kabupaten Bonebol, akan melakukan berbagai intervensi kepada Catin guna untuk mendapatkan informasi untuk mencegah stunting lebih dini.
“Sehingga remaja-remaja putri yang mereka siap mengandung kelak nikah itu, dia sudah tau bagaimana kesiapan dia, alat produksinya dia yang siap mengandung anak yang sehat dan melahirkan anak yang tidak stunting,” ujar Merlan di Ruang Rapat Bupati, Kamis (09/03/2023).
Lebih lanjut, Merlan menyebut untuk anggaran yang akan digunakan untuk penurunan stunting ini, berupa Corporate Social Responsibility (CSR), dan untuk kegiatan lain dalam bentuk program.
“Karena selama ini mereka sudah jalan, seperti kementerian agama, kan ada program 10 hari pendampingan sebelum orang menikah,” katanya.
“Jadi kita harapkan, ini dimasukan pendampingan ini ada penyuluhan tentang bagaimana calon pengantin ini, paham supaya dia tau penyebab terjadinya stunting.” Pungkasnya. (Jefry_Potabuga)













