, Simeulue – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Simeulue menggelar sosialisasi bahaya Narkoba dan kenakalan remaja, yang dilaksanakan di Aula Wisma Harti pada Kamis, 18/3/2021.
Ketua Panitia dr. Ruli Hardewi dalam laporannya menyampaikan “Kegiatan ini merupakan salah satu program DPD II KNPI Simeulue sebagai wujud kepedulian terhadap regenerasi muda yang akan menjadi garda estakfet di masa yang akan datang.”
Lebih lanjut, dr Ruli mengatakan, kegiatan sosialisasi ini melibatkan para siswa(i) dari SMP/sederajat, SMA/sederajat dan OKP dengan jumlah peserta lebih kurang 50 (lima puluh) orang dimana setiap sekolah mengirimkan delegasi 2-3 orang.
Diketahui, pelaksanaan sosialisasi ini dilaksanakan selama 1 (satu) hari, Kamis (18/03/2021), dan untuk narasumber akan diisi oleh Kapolres Simeulue, Kasatpol PP dan WH, Kadinkes, dan Ketua MPU kabupaten Simeulue.
Sementara itu, sambutan Ketua DPD II KNPI Bung Adi Saleh menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Simeulue dan para pemateri yang telah meluangkan waktunya untuk dapat hadir dan sekaligus menjadi narasumber.
“Saat ini kita sangat khawatir terhadap generasi muda kita yang ada di kabupaten Simeulue yang mana muda terpengaruh dengan hal hal yang tidak kita inginkan. Seperti kita ketahui baru baru ini ditemukan remaja yang meminum minuman khamar diseputaran pelabuhan pertamina,” tukasnya.
“Maka karena itula DPD II KNPI Simeulue melaksanakan sosialisasi akan bahayanya penggunaan narkotika dan kenalakan remaja dikalangan remaja,” sambung Bung Adi.
Diketahui, acara ini dibuka langsung oleh Bupati Simeulue H. Erli Hasim.
Dalam sambutannya sangat mengapresiasi kepada seluruh jajaran KNPI Simeulue yang telah menggagas dan mempersiapkan kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan baik.
Kemudian, Bupati Simeulue juga menghimbau kepada para peserta sosialisasi agar senantiasa mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. “Pademi Covid-19 belum berlalu hingga saat ini bahkan telah ditemukan lagi beberapa varian baru dari virus ini,” katanya.
“Mari kita tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas kita, termasuk dalam pelaksanaan sosialisasi hari ini.” ucap Bupati.
Terakhir, Bupati Simeulue, berharap kepada peserta kehadiran ananda bukan hanya sekedar untuk mengikuti acara seremonial semata. Tetapi, kami juga memiliki harapan bahwa adik adik merupakan generasi terbaik simeulue dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik baiknya, mengambil nilai manfaat sebanyak banyaknya dan dapat diterapkan serta disosialisasikan kepada keluarga, teman dan kerabat disekitar.
Upaya memberantas narkoba di pulau ini bukan hanya tugas pemerintah dan penegak hukum semata. “Tetapi merupakan tugas adik adik, dan berani untuk mengatakan tidak, berani melaporkan dan berani bersosialisasi kepada teman yang terdampak untuk kembali hidup sehat, normal dan mengukir prestasi,” pungkas bupati.
Pantauan awak media di lokasi seluruh peserta tetap melaksanakan protokol kesehatan. (daily24)
Pewarta: Helman
Editor: Ebi













