,KOTAMOBAGU, dailypost.id – Pemerintah Kota Kotamobagu semakin mempertegas komitmennya dalam pengembangan tanaman kakao berkualitas melalui program pelatihan intensif yang berhasil mencetak puluhan Duta Kakao.
Sebanyak 30 orang Duta Kakao utusan Kota Kotamobagu berhasil menyelesaikan program studi budidaya tanaman kakao yang difasilitasi oleh PT Mas Indonesia di Tarengke, Luwuk Timur, Provinsi Sulawesi Selatan. Program ini menitikberatkan pada peningkatan keterampilan teknis, strategi penanaman, hingga pengelolaan tanaman kakao secara profesional.
Asisten III Pemerintah Kota Kotamobagu, Moh. Agung Adati, ST., M.Si, menyatakan bahwa pelatihan ini bukan sekadar program pendidikan semata, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas komoditas kakao di daerah.
“Mereka sudah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan seluruh kepala desa, di mana para Duta Kakao akan memberikan pendampingan kepada petani kakao secara gratis, mulai dari tahap penanaman hingga perawatan tanaman,” ujar Agung saat memimpin rapat persiapan penyambutan para peserta di ruang kerjanya, Rabu (10/12).
Program pelatihan yang dijalani selama sebulan penuh dirancang agar para peserta mampu menerapkan teknik budidaya modern yang dapat meningkatkan hasil panen dan mutu kakao. Para Duta Kakao dipastikan kembali ke Kotamobagu pada 22 Desember mendatang dan akan langsung diterjunkan untuk memulai pendampingan di desa-desa penghasil kakao.
“Kita sudah mematangkan persiapan penyambutan. Setibanya di sini, mereka tidak hanya membawa ilmu, tetapi juga komitmen kuat untuk mendorong kemajuan pertanian kakao di Kota Kotamobagu,” tambah Agung.
Dengan program ini, Pemerintah Kota Kotamobagu berharap tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas kakao lokal, tetapi juga memperkuat daya saing komoditas unggulan daerah di pasar yang lebih luas. (*)













