https://wa.wizard.id/003a1b

Pengembangan Portal Gorontalo Satu Data Kembali Diakselerasi

Dailypost.id
Rapat lanjutan pembahasan pengembangan dan pemanfaatan Aplikasi Elektronik Gorontalo Satu Data (e-GSD) yang dihadiri Penjabat Sekda Budiyanto Sidiki, di Ruang Rapat Bapppeda Provinsi, Selasa (15/8/2023). (Foto: Diskominfotik)

DAILYPOST.ID , Gorontalo- Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Budiyanto Sidiki mendorong upaya percepatan pengembangan Portal Gorontalo Satu Data dalam sebuah rapat lanjutan di Ruang Rapat Bapppeda Provinsi pada Selasa (15/8/2023). Budiyanto Sidiki memimpin pembahasan tentang pengembangan dan pemanfaatan Aplikasi Elektronik Gorontalo Satu Data (e-GSD).

Dalam kesempatan tersebut, Budiyanto Sidiki menggarisbawahi pentingnya selesainya proyek pengembangan portal tersebut. Ia menekankan urgensi Gorontalo memiliki portal satu data yang terintegrasi dengan portal satu data nasional, mengingat provinsi ini masih dianggap belum memiliki portal data sejalan dengan evaluasi nasional.

“PR utama kita ini, Gorontalo harus punya portal satu data yang terhubung ke portal satu data Indonesia, untuk sementara kita ambil dulu datanya dari data sektoral, karena sampai dengan saat ini kita masih jadi salah satu provinsi yang tiap kali Rakornas dievaluasi karena belum punya portal satu data,” ungkap Budi.

Untuk mempercepat perkembangan e-GSD, Budi mengusulkan bahwa data makro dan mikro yang dipublikasikan di data sektoral harus disatukan. Menurutnya, perbedaan platform berbasis data mikro seharusnya tidak menjadi hambatan. Data-data ini sebenarnya bisa diintegrasikan dalam satu entitas data sektoral, tanpa perlu dipisah-pisahkan.

“Platform yang ada ini sebenarnya semua datanya by name by address, dan data by name by address adalah data olahan yang layak dikelola untuk keluar sebagai data sektor. Tapi yang jadi masalah kita mau pakai data yang mana, tiap platform datanya beda,” paparnya.

Budi melanjutkan dengan mengakui bahwa perbedaan data menunjukkan variasi dalam proses pengumpulan data itu sendiri. Hal ini mungkin terjadi karena perbedaan proses operasional yang berlaku.

“Konsekuensi dari hal ini sering kali terjadi perbedaan data, walaupun enumerator data sektor itu sama. Ini menunjukkan adanya proses di hulunya yang berbeda. Padahal sesungguhnya memiliki kesamaan,” tambahnya.

Budiyanto Sidiki berharap Gorontalo akan segera menyelesaikan proyek pengembangan portal satu data yang akan terhubung dengan Portal Satu Data Indonesia (SDI). Dalam rapat tersebut, ia didampingi oleh Kepala Bapppeda dan Kepala Diskominfotik Provinsi.

Dengan semangat untuk memajukan pengembangan e-GSD, Gorontalo berkomitmen untuk mencapai keterhubungan data yang lebih efektif dan efisien, yang pada akhirnya akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan pembangunan provinsi.

(*)

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version