, MEDAN – Semangat para petugas paviliun di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 terlihat tinggi. Mereka bangga melayani pengunjung dari lokal hingga turis asing.
Hal itu diungkapkan dua petugas Paviliun Pemkab Tapanuli Utara (Taput), Raiza Purba dan Fajar.
“Saya bangga dan senang. Meski melayani banyak karakter pengunjung, PRSU seperti ajang silaturahmi,” kata Raiza.
Fajar menambahkan, bertugas di paviliun juga menambah wawasan. “Kami jadi tahu produk UMKM dan budaya daerah lain,” ujarnya.
Paviliun Taput menjadi salah satu favorit. Ratusan produk UMKM dipamerkan, mulai dari Kopi Arabika Siborongborong yang sudah diekspor ke Starbucks, kacang sihobuk, tenun ulos, gitar, lonceng gereja dari Sitappurung, hingga wine stroberi.
Ada juga aneka makanan khas Batak, keripik, sambal, kerupuk beras hitam, hingga bawang.
“Kopi Taput terkenal pahit gurih dengan sentuhan asam seimbang. Kualitasnya diakui dunia karena dipetik dan dijemur sesuai prosedur,” kata Raiza.(JB).













