Gorontalo – Upaya melestarikan dan mengembangkan potensi sumber daya genetik lokal terus dilakukan melalui persiapan pelepasan varietas pisang Lambi Tanduk asal Gorontalo. Balai Perbenihan, Pengawasan dan Sertifikasi Benih Pertanian (BPPSBP), melalui urusan penilaian varietas, melaksanakan uji observasi dan uji kebenaran varietas sebagai bagian penting dalam tahapan persiapan pelepasan varietas lokal tersebut.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (22/10/2026), di Kelurahan Dulomo Utara, Kota Gorontalo, melibatkan akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG), yakni Dr. Rida Iswati, M.Si. dan Dr. Indriati Husain, M.Si.
Pelibatan akademisi ini bertujuan memastikan bahwa deskripsi varietas pisang Lambi Tanduk sesuai dengan karakteristik tanaman berdasarkan hasil pengamatan langsung di lapangan. Tahapan tersebut menjadi bagian penting untuk menghasilkan informasi varietas yang akurat, dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, serta memenuhi ketentuan yang berlaku dalam proses pelepasan varietas.
Sebelum pelaksanaan uji kebenaran, BPPSBP telah melakukan serangkaian pengamatan terhadap tanaman pisang Lambi Tanduk. Data yang diperoleh menjadi dasar penyusunan deskripsi varietas, yang selanjutnya diperiksa dan diverifikasi bersama tim akademisi untuk memastikan kesesuaian antara deskripsi tertulis dan kondisi tanaman sebenarnya.
Dr. Rida Iswati, M.Si. menyampaikan bahwa pisang Lambi Tanduk merupakan salah satu potensi pisang lokal Gorontalo yang perlu dijaga kelestariannya sekaligus dikembangkan secara berkelanjutan.
“Pisang Lambi Tanduk merupakan salah satu potensi pisang lokal Gorontalo yang perlu kita lestarikan dan kembangkan secara berkelanjutan. Tahapan uji observasi dan uji kebenaran sangat penting untuk memastikan bahwa karakteristik varietas yang dideskripsikan benar-benar sesuai dengan hasil pengamatan di lapangan,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa pengembangan pisang lokal tidak cukup hanya dengan mempertahankan keberadaan tanaman. Upaya tersebut perlu didukung dokumentasi karakteristik varietas yang baik, pengelolaan sumber daya genetik, serta strategi pengembangan yang berorientasi pada manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Kolaborasi BPPSBP dengan akademisi UNG ini menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga teknis dan perguruan tinggi dalam mendukung penilaian serta pengembangan varietas lokal berbasis data dan pengamatan lapangan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas deskripsi varietas sekaligus mendukung pemenuhan persyaratan dalam proses pelepasan pisang Lambi Tanduk.
Persiapan pelepasan varietas ini menjadi salah satu langkah untuk memperkenalkan potensi pertanian lokal Gorontalo secara lebih luas. Dengan tahapan penilaian yang dilakukan secara cermat, pisang Lambi Tanduk diharapkan dapat terus dilestarikan, dikembangkan, dan memiliki peluang untuk menjadi salah satu komoditas unggulan daerah yang memberikan nilai tambah bagi petani dan masyarakat.
Melalui upaya ini, potensi varietas lokal tidak hanya dipandang sebagai kekayaan sumber daya genetik yang perlu dijaga, tetapi juga sebagai peluang pengembangan pertanian daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.













