, MEDAN – Paviliun Kabupaten Asahan di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 menampilkan sejumlah produk unggulan UMKM, mulai dari kerajinan, kuliner, hingga fesyen khas daerah.
Guide Paviliun Asahan, Julham, mengatakan salah satu produk yang paling dibanggakan adalah Sepatu Bunut. Produk tersebut sebelumnya juga telah dipamerkan dalam ajang promosi di Jakarta.
“Sepatu Bunut merupakan produk unggulan kami. Kemarin juga sudah dibawa ke Jakarta untuk mengikuti pameran,” ujarnya, Kamis (30/7/2026).
Selain Sepatu Bunut, produk UMKM lain yang diminati pengunjung antara lain basreng, keripik kulit pisang, dan minuman jus buah pala. Julham menyebut jus pala banyak dicari karena dipercaya dapat menghangatkan tubuh.
Di sektor kerajinan, kain songket khas Asahan juga menjadi daya tarik. Songket tidak hanya dijual dalam bentuk kain, tetapi juga sudah dikreasikan menjadi tas. Tas songket dipasarkan Rp350.000 per unit, sementara kain songket ukuran 2,5 meter dijual Rp400.000.
Selama penyelenggaraan PRSU 2026, berbagai produk Asahan telah mencatatkan penjualan kepada pengunjung.
Keikutsertaan Asahan di PRSU 2026 dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi UMKM lokal sekaligus memperluas pasar produk unggulan daerah ke tingkat provinsi maupun nasional.(JB).













