Soeasana Kampoeng Adat Sijunjung: Wisata Alam dan Wadja Tempoe Doeloe”

Wisata Perkampungan Adat Nagari Sijunjung

Sijunjung, 22/9/25 – Di jantung Ranah Minang, tersimpan sebuah permata pusaka bernama Perkampoengan Adat Nagari Sijunjung. Kawasan cagar budaya nasional ini bagai lorong waktu yang menuntun pelancong kembali ke tempoe doeloe, di mana kearifan leluhur dan keramahan nagari tetap hidup lestari.

Di bentangan lahan seluas Jorong Padang Ranah dan Jorong Tanah Bato, berderet megah 76 Rumah Gadang milik enam suku besar Minangkabau. Setiap rumah bergonjong anggun, menjadi saksi sistem matrilineal yang masih dipegang teguh: garis keturunan melalui pihak ibu, pusaka diwariskan ke kemenakan perempuan, dan adat perkawinan eksogami dijalankan setia.

Sejak 2017, pemerintah menetapkan kawasan ini sebagai Cagar Budaya Nasional, dan pada 2015masuk daftar tentatif Warisan Dunia UNESCO. Rekor MURI pun diraih sebagai perkampoengan adat berjejer terpanjang di Indonesia.

Berkelana ke sini bukan sekadar memandang arsitektur klasik. Wisatawan disambut hangat warga nagari yang siap menjadi pemandu sekaligus sahabat. Mereka memperkenalkan tradisi seperti Berkaul Adat—upacara syukur panen—hingga Mambantai Adat, penyembelihan kerbau jelang Ramadhan. Pada musim tertentu, pelancong dapat menikmati Alek Mandeh, festival yang meriah dengan tarian, musik tradisi, dan jamuan bajamba.

Akses menuju kampoeng adat cukup mudah. Dari Kota Padang, perjalanan darat ±240 km memakan waktu sekitar empat jam melewati jalur lintas Sumatera. Lokasi wisata buka saban hari dari pukul 08.00 hingga 22.00 WIB, dengan area parkir luas untuk ribuan kendaraan.

Tak hanya berwisata harian, pengunjung bisa menimba pengalaman lebih lama melalui paket “Bamalam Jo Malala” (dua hari satu malam) atau “Rumah Gadang Maimbau Pulang” (tiga hari dua malam). Aktivitas mulai dari memasak rendang hingga belajar menenun kain tradisi menanti setiap pelancong yang ingin benar-benar menyelami kehidupan adat Minangkabau.

Dengan panorama rumah gadang yang berjejer anggun, keramahan penduduk, dan warisan budaya yang tetap terjaga, Perkampoengan Adat Nagari Sijunjung layak menjadi destinasi unggulan pariwisata nasional. Sebuah perjalanan yang bukan sekadar melancong, melainkan kembali ka akar budaya Nusantara—ke alam nan subur, budi nan luhur, tempoe doeloe. (CGLP)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version