, Gorontalo– Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo menjadi saksi pelantikan Sofian Ibrahim sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, yang dipimpin oleh Penjabat Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya, Rabu (6/12/2023). Keputusan ini mengakhiri kekosongan jabatan yang telah berlangsung cukup lama setelah perjalanan sementara oleh beberapa penjabat sebelumnya.
“Pelantikan Sekda Provinsi Gorontalo kali ini menandai kesudahan dari kekosongan panjang dalam jabatan tersebut,” ungkap Ismail Pakaya.
Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian Pembangunan Daerah (BAPPPEDA) Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim kini secara resmi menjabat sebagai Sekda Provinsi Gorontalo.
Pengangkatannya didasarkan pada Surat Keputusan Presiden Nomor 166/TPA Tahun 2023, tertanggal 24 November 2023, mengenai Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
“Sekda memiliki tanggung jawab penting sebagai koordinator anggaran pemerintah daerah. Kekosongan dalam posisi ini dapat diisi oleh pelaksana tugas, namun, untuk Sekda, keberadaannya yang definitif sangat penting karena kewenangan dalam pengelolaan anggaran,” jelas Ismail.
Dengan pelantikan Sofian Ibrahim, Gorontalo telah memiliki lima Sekda sejak berusia 23 tahun. Perjalanan ini dimulai dari Mansur Detuage, dilanjutkan oleh Idris Rahim, Winarni Monoarfa, Darda Daraba, hingga kini ditempati oleh Sofian Ibrahim.
“Kami mengucapkan selamat kepada Sofian Ibrahim beserta istri yang juga akan memegang peran sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Gorontalo. Pelantikan ini menjadi momen bersejarah dalam perayaan ulang tahun ke-23 Provinsi Gorontalo pada 5 Desember 2023,” pungkas Ismail.
Dengan demikian, pelantikan Sofian Ibrahim sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo bukan hanya menandai pengisian kekosongan penting dalam struktur pemerintahan, tetapi juga menjadi salah satu momen penting dalam sejarah provinsi tersebut. (*)













