Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Tekankan Evaluasi Kinerja dan Penguatan Pengawasan LPG di Refleksi Setahun Kepemimpinan

Riski Kakilo
Gubernur Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie bersama Forkopimda Gorontalo yang hadir pada pelaksanaan Refleksi satu tahun kepemimpinan Gubernur Gorontalo bersama Wakil Gubernur. (Foto: Diskominfotik).

DAILYPOST.ID Gorontalo – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan pentingnya evaluasi kinerja pemerintahan selama satu tahun terakhir sekaligus memperkuat pengawasan distribusi LPG 3 kilogram. Penegasan tersebut disampaikan usai menghadiri kegiatan Refleksi Setahun Kepemimpinan Gusnar Ismail bersama dirinya sebagai Wakil Gubernur, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama itu menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk meninjau capaian pembangunan sekaligus merumuskan langkah perbaikan ke depan. Evaluasi menyeluruh dinilai penting agar program pembangunan semakin tepat sasaran dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Dalam keterangannya, Idah menyampaikan bahwa selama satu tahun kepemimpinan Gusnar–Idah, sejumlah indikator pembangunan menunjukkan progres yang positif. Di antaranya penurunan angka kemiskinan dan stunting, serta optimalisasi program prioritas daerah.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi Gorontalo Maju dan Sejahtera 2030. Evaluasi berkala diperlukan agar pemerintah dapat mengidentifikasi program yang berjalan efektif maupun yang masih perlu pembenahan.

“Refleksi ini penting agar kita mengetahui apa yang sudah baik dan apa yang masih perlu dibenahi, sehingga program ke depan semakin tepat sasaran,” ujar Idah.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari kolaborasi pimpinan OPD, jajaran ASN, lintas sektor, serta dukungan masyarakat. Sinergi tersebut juga dinilai meningkatkan kepercayaan pemerintah pusat terhadap Provinsi Gorontalo dalam mendukung berbagai program strategis nasional.

Selain membahas capaian kinerja, Wakil Gubernur juga menyoroti persoalan distribusi LPG 3 kilogram yang belakangan menjadi perhatian masyarakat. Ia menjelaskan bahwa harga LPG di tingkat agen resmi tidak mengalami kenaikan, namun terjadi lonjakan harga di tingkat pengecer.

Kondisi tersebut dinilai perlu mendapatkan perhatian serius, terutama pada momentum Ramadan dan menjelang Hari Raya ketika kebutuhan masyarakat meningkat signifikan.

Idah menegaskan bahwa LPG 3 kilogram merupakan subsidi pemerintah yang diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu, sehingga distribusinya harus tepat sasaran. Pemerintah Provinsi Gorontalo akan memperkuat pengawasan melalui sinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait guna menjaga stabilitas pasokan dan harga.

Terkait ketersediaan energi, Idah mengungkapkan bahwa ia telah berkoordinasi dengan Komisi XII DPR RI, termasuk dengan Rusli Habibie. Berdasarkan informasi yang diterima, pasokan LPG dan BBM jenis Pertalite untuk Gorontalo dalam kondisi aman.

“Penambahan kuota telah disesuaikan dengan kebutuhan daerah atas permintaan Pemerintah Provinsi Gorontalo,” jelasnya.

Refleksi satu tahun kepemimpinan pasangan yang dikenal dengan sebutan G4S ini juga dirangkaikan dengan penyerahan berbagai paket bantuan sosial. Bantuan diberikan kepada insan media, pelaku usaha warung kopi, majelis taklim, pengemudi bentor dan ojek online, serta pedagang kaki lima.

Pemerintah juga menyerahkan SIM gratis bagi pengemudi bentor sebagai bentuk dukungan terhadap ketertiban administrasi dan keselamatan berlalu lintas. Selain itu, disalurkan bantuan infaq untuk mendukung pembangunan Masjid Raya Islamic Centre dari Kementerian Agama Provinsi Gorontalo.

Momentum refleksi ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi kinerja, tetapi juga penguatan komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam menjaga stabilitas ekonomi, ketahanan energi, serta keberlanjutan program sosial demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version