Aliansi Mahasiswa FSB UNG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Biau, Wujud Nyata Solidaritas Kemanusiaan

Laode
Ketua Senat Mahasiswa FSB UNG, Rifki Lasulika, bersama pengurus Senat Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir di Desa Didingga, Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara, Minggu (7/6/2026). Bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas mahasiswa dalam mendukung pemulihan masyarakat pasca bencana banjir.

DAILYPOST.ID Gorontalo Utara – Aliansi Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak bencana banjir di Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara. Melalui aksi kemanusiaan yang dilaksanakan pada Minggu (7/6/2026), mahasiswa menyalurkan bantuan berupa uang tunai senilai Rp.5.000.000 kepada warga yang terdampak banjir yang terjadi pada 26 Mei 2026 lalu.

 

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Senat Mahasiswa FSB UNG, Rifki Lasulika, bersama jajaran pengurus Senat Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya. Bantuan disalurkan kepada masyarakat yang mengalami dampak akibat bencana banjir, khususnya warga yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan mendesak pasca musibah.

 

Penyaluran bantuan dipusatkan di Desa Didingga, salah satu wilayah yang mengalami kerusakan dan dampak cukup signifikan akibat banjir. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa berkoordinasi dengan pemerintah desa serta aparat setempat guna memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Langkah tersebut dilakukan agar proses distribusi berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat secara langsung kepada para korban.

 

Ketua Senat Mahasiswa FSB UNG, Rifki Lasulika, menegaskan bahwa aksi kemanusiaan tersebut merupakan bentuk solidaritas mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana alam.

 

 “Melalui bantuan yang disalurkan dalam bentuk uang tunai ini, kami berharap masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Biau dapat menggunakannya sesuai dengan kebutuhan yang paling mendesak. Nilai bantuan yang diberikan mungkin tidak besar, namun kami berharap dapat menjadi wujud kepedulian, kebersamaan, dan dukungan dari keluarga besar Fakultas Sastra dan Budaya kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.

 

Menurut Rifki, bantuan tersebut tidak hanya dimaksudkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat yang sedang menghadapi cobaan.

 

Ia berharap dukungan yang diberikan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus menumbuhkan optimisme dalam proses pemulihan pasca bencana.

 

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi penguat semangat dalam menghadapi dan melewati masa-masa pemulihan pasca banjir. Kami percaya bahwa kepedulian dan gotong royong adalah kekuatan penting dalam membantu masyarakat bangkit dari musibah,” tambahnya.

 

Aksi kemanusiaan yang dilakukan Aliansi Mahasiswa FSB UNG menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai agen perubahan di lingkungan akademik, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Semangat gotong royong dan kepedulian yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmen mahasiswa untuk terus mengabdi dan berkontribusi bagi masyarakat.

 

Melalui kegiatan ini, civitas akademika Fakultas Sastra dan Budaya UNG kembali menegaskan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas sosial, dan pengabdian kepada masyarakat dalam merespons berbagai tantangan, termasuk bencana alam yang terjadi di daerah. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan serta mempercepat proses pemulihan bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Biau, Gorontalo Utara.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version