Jakarta — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menegaskan komitmennya dalam mendorong keuangan dan bisnis berkelanjutan melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini usaha. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berada di bawah payung BRI Peduli.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan bahwa pelaksanaan TJSL BRI dilakukan secara terarah dan terukur guna memastikan setiap program memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan perekonomian nasional. BRI Peduli tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial semata, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian dan daya saing masyarakat secara inklusif.
“BRI memastikan seluruh program TJSL dijalankan secara konsisten dan memberikan dampak nyata, sejalan dengan prioritas pembangunan nasional serta komitmen Perseroan dalam menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Dhanny di Jakarta, Rabu (22/10/2025).
Sejak diperkenalkan pada 2013, BRI Peduli menjadi kanal utama implementasi TJSL BRI dengan mengusung prinsip Creating Shared Value (CSV) serta pendekatan 3P, yakni Pro People, Pro Planet, dan Pro Profit. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap inisiatif keberlanjutan tidak hanya memberikan manfaat sosial dan lingkungan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Pada aspek sosial, BRI Peduli menjalankan berbagai program peningkatan kualitas hidup masyarakat, antara lain Cegah Stunting Itu Penting, Ini Sekolahku, Fellowship Journalism, serta program beasiswa Creation Scholarship yang telah menjangkau ratusan pelajar berprestasi di berbagai daerah. Program-program tersebut bertujuan memperluas akses pendidikan, meningkatkan literasi publik, dan membangun sumber daya manusia yang unggul.
Sementara pada aspek ekonomi, BRI Peduli berfokus pada pemberdayaan UMKM dan ekonomi lokal melalui program Desa BRILiaN, Rumah BUMN, AURA (Aspire to Uplift, Revive, and Achieve), serta pengembangan Klaster Unggulan. Hingga September 2025, Rumah BUMN tercatat telah memfasilitasi 12.883 UMKM, sedangkan Desa BRILiaN mendukung pengembangan 33 desa unggulan yang menjadi percontohan praktik ekonomi hijau di tingkat lokal.
Komitmen terhadap pelestarian lingkungan juga menjadi bagian integral dari implementasi ESG BRI. Melalui program Gerakan Kelola Sampah (GAS), Taman Kehati, serta Jaga Sungai Jaga Kehidupan, BRI Peduli mendorong aksi nyata dalam konservasi lingkungan dan pengendalian dampak perubahan iklim. Tercatat, program Yok Kita GAS telah mengelola lebih dari 191 ribu kilogram sampah organik dan anorganik, sementara program Jaga Sungai Jaga Kehidupan berhasil membersihkan ribuan meter aliran sungai di berbagai wilayah Indonesia.
“Ke depan, BRI akan terus memperkuat komitmen keberlanjutan dengan memastikan setiap inisiatif BRI Peduli berjalan konsisten dan memberikan manfaat jangka panjang. Melalui pendekatan terintegrasi antara aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan, BRI berupaya menghadirkan pertumbuhan yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat dan kelestarian alam,” tutup Dhanny.












