Gorontalo — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar Survei Literasi Nasional di Provinsi Gorontalo, dengan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) sebagai salah satu lokus utama. Kunjungan ini diterima oleh Kepala Dinas Kominfotik, Rifli Katili, di ruang kerjanya pada Selasa (4/6/2024).
Dipilihnya Dinas Kominfotik sebagai salah satu lokus utama tidak lepas dari praktik baik dalam pelaksanaan literasi, yaitu program Remaja Cakap Digital (Recak Digital). Program literasi yang menyasar siswa SMA/SMK sederajat ini telah berjalan sejak tahun 2021.
“Kunjungan kami dari BRIN ini dalam rangka survei gerakan literasi nasional. Kami juga berkunjung ke OPD serta satuan pendidikan untuk melihat bagaimana gerakan literasi sudah dilakukan di Provinsi Gorontalo,” ujar Sabar, perwakilan BRIN.
Sabar menilai bahwa program Recak Digital sangat baik dalam memberikan edukasi kepada siswa untuk bijak dalam bermedia sosial. Ia berharap program ini bisa semakin meluas dan menyasar masyarakat secara umum.
“Misalnya hoax yang masih sering beredar di masyarakat, maraknya judi online, bahayanya pinjaman online. Ini harus diberikan edukasi kepada masyarakat, misalnya lewat sosialisasi atau program informal yang bisa dibuat oleh Diskominfotik Gorontalo,” tambah Sabar.
Dukungan dari Pemerintah Pusat
Kepala Dinas Kominfotik, Rifli Katili, menyambut baik kehadiran BRIN dan mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap program Recak Digital.
“Ini menunjukkan upaya kami selama ini mendapatkan dukungan dari pusat khususnya dari BRIN. Harapan beliau agar program Recak Digital ini semakin luas akan kita upayakan. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita laksanakan,” kata Rifli.
Survei Gerakan Literasi Nasional di Provinsi Gorontalo akan berlangsung selama lima hari, dari tanggal 3 hingga 7 Mei 2024. Selain Dinas Kominfotik, BRIN juga akan mengunjungi OPD lainnya seperti Bapppeda, Dinas Pendidikan, Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah, serta beberapa satuan pendidikan.
Dengan adanya survei literasi nasional ini, diharapkan program-program literasi di Gorontalo, khususnya Recak Digital, dapat semakin berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat. Inisiatif ini menjadi langkah penting dalam membangun masyarakat yang lebih cerdas dan bijak dalam menggunakan teknologi informasi.












