Bukan Naik Mobil Mewah, Gubernur Gusnar Ismail Pilih Motoran Dua Hari Lewati Jalur Ekstrem Demi Warga Pinogu

Akbar

Dailypost GorontaloGubernur Gorontalo Gusnar Ismail menggegerkan publik dengan aksi nekatnya menembus wilayah terisolasi di Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango menggunakan sepeda motor. Perjalanan ekstrem selama dua hari pada 22–23 September 2026 tersebut melintasi hutan belantara dan jalur pegunungan terjal yang dikenal sarat akan ancaman bahaya alam.

Keputusan orang nomor satu di Gorontalo ini sempat memicu keraguan dan rasa khawatir dari jajaran staf hingga masyarakat luas. Jalur menuju Pinogu selama ini dikenal sebagai medan tengkorak yang sulit diakses oleh kendaraan roda empat standar, sehingga sepeda motor menjadi satu-satunya pilihan rasional sekaligus berisiko tinggi.

Rencana kunjungan kerja yang tidak biasa ini awalnya dianggap sebagai misi yang mustahil. Staf Administrasi Pemprov Gorontalo, Suharto Luawo, mengaku terkejut saat pertama kali mendengar instruksi perjalanan tersebut.

“Awalnya saya kaget mendengar informasi itu, tapi alhamdulillah Pak Gub dan rombongan tiba dengan selamat kembali ke Kota Gorontalo,” ungkap Suharto.

Rasa tidak percaya juga datang dari Ruslin Maaruf, warga lainnya yang sempat meragukan keselamatan sang gubernur. Ia bahkan mengaku sampai bertanya tiga kali untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

“Perjalanan menuju Pinogu sangat berbahaya. Karena niat baik beliau, saya hanya bisa berdoa semoga perjalanan Pak Gub dan rombongan mendapat berkah serta bermanfaat untuk masyarakat Pinogu,” kata Ruslin.

Keberhasilan Gusnar Ismail menaklukkan jalur ekstrem Pinogu langsung menjadi buah bibir. Aksi heroik ini viral di berbagai grup WhatsApp hingga memicu diskusi hangat di sejumlah komunitas warung kopi (warkop) di Gorontalo.

Publik menilai aksi ini sebagai cerminan pemimpin sejati yang mau turun langsung merasakan penderitaan rakyatnya. Kehadiran fisik seorang gubernur di medan sesulit Pinogu dianggap krusial agar kebijakan pembangunan yang diambil nantinya tepat sasaran.

Fuad Baladraf, seorang warga Kota Gorontalo, mengapresiasi langkah taktis sang gubernur. Menurutnya, laporan tertulis saja tidak akan cukup untuk menggambarkan kondisi riil di lapangan.

“Selama ini aspirasi soal Pinogu hanya didengar lewat ruang rapat—mulai dari akses jalan yang rusak, hingga masalah sosial-ekonomi. Dengan motoran langsung, setiap jengkal persoalan Pinogu dapat dirasakan oleh Pak Gubernur. Kebijakan yang akan diambil pasti akan sesuai harapan masyarakat di sana,” jelas Fuad.

Bukan sekadar ajang uji nyali, kunjungan kerja dua hari Gubernur Gusnar Ismail ke daerah terpencil di Kabupaten Bone Bolango ini membawa misi penting bagi hajat hidup warga setempat. Selama berada di Pinogu, Gubernur bersama rombongan Pemprov Gorontalo bergerak cepat mendistribusikan bantuan pangan pokok secara langsung kepada 329 Kepala Keluarga (KK) yang membutuhkan. Tidak hanya fokus pada ketahanan pangan, Gusnar Ismail juga meninjau langsung progres pembangunan SMA Negeri 1 Pinogu guna memastikan anak-anak di wilayah pegunungan mendapatkan akses pendidikan yang layak. Momentum ini pun dimanfaatkan untuk berdialog tanpa sekat guna menyerap langsung berbagai aspirasi dan keluhan warga seputar infrastruktur jalan, pertanian, serta layanan kesehatan. Kunjungan ekstrem ini diharapkan menjadi titik balik percepatan pembangunan untuk memutus rantai keterisolasian Kecamatan Pinogu.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version