, Gorontalo Utara – Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) adalah suatu organisasi yang bersifat sosial, terbuka, dan otonom, yang benar-benar bekerja untuk kesejahteraan rakyat dan mengatasi persoalan-persoalan sosial.
Hal itu disampaikan Bupati Thariq Modanggu, dalam sambutannya saat menghadiri pelaksanaan kegiatan Bakti Sosial Nikah Massal sekaligus pengukuhan pengurus LKKS Kabupaten Gorontalo Utara, Senin (10/10/2022).
Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Anggrek tersebut, turut dihadiri Anggota DPR RI Komisi XIII, Ida Syahidah Rusli Habibie, Ketua TP PKK Kabupaten Gorontalo Utara, Mariyati Modanggu Mohammad, anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Kepala Dinas Sosial, Camat Anggrek dan Kepala KUA Kecamatan Anggrek.
Dalam kesempatan itu pula, Bupati Thariq menyampaikan apresiasinya kepada Ida Syahidah, selaku ketua umum LKKS Provinsi Gorontalo serta jajaran, yang telah membantu pemerintah daerah (Pemda) secara spesifik membantu masyarakat, serta ucapan selamat kepada pengurus LKKS yang telah dilantik.
“Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada Ibu Ida Syahidah yang bukan hanya sebagai anggota DPR RI Komisi XIII, tetapi juga sebagai Ketua Umum LKKS Provinsi Gorontalo serta jajaran, yang telah membantu Pemda spesifik membantu masyarakat. Juga ucapan selamat kepada pengurus LKKS yang baru dilantik,” ungkapnya.
Bupati Thariq Modanggu berharap, agar pengurus Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Gorontalo Utara yang baru dilantik agar segera membuat rapat perdana berbagai perencanaan, dengan melakukan sinkronisasi dan koordinasi dengan lembaga-lembaga sosial termasuk dengan Dinas Sosial.
Menurut bupati, tidak semua persoalan bisa diatasi oleh Pemda. Maka melalui institusi seperti LKKS, diharapkan untuk melakukan koordinasi kesejahteraan sosial dengan berbagai elemen. Baik itu Pemda, maupun unsur kesejahteraan sosial lainnya, untuk bersama-sama mengukuhkan diri dalam memberi perhatian yang lebih terhadap masalah-masalah sosial.
“Silahkan masing-masing organisasi berjalan sesuai dgn visi misi AD/ART. Tetapi sebenarnya muaranya adalah satu, yaitu masyarakat Gorut terlebih kepada masyarakat yg mengalami kondisi yang takut dibantu, disuport dan di hukum untuk menyelesaikan masalah. Semua tdk akan bisa kita lakukan tanpa ada Koordinasi,” tutur bupati.
Thariq berharap, dengan kegiatan tersebut masalah-masalah sosial di Gorontalo Utara dapat diselesaikan dengan cara yg lebih baik. (Adv/Daily05)













