Di Hadapan Pengusaha Musprov KADIN, Gusnar Ismail Titip Pesan Kedewasaan Politik

Akbar

GORONTALO — Gubernur Gorontalo, Ir. Gusnar Ismail, menegaskan bahwa Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Gorontalo merupakan mitra strategis utama pemerintah dalam mendorong investasi, hilirisasi, dan pengembangan sektor ekonomi daerah. Peran aktif dunia usaha dinilai menjadi kunci utama karena pembangunan daerah tidak dapat hanya bertumpu pada anggaran pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan Gusnar Ismail saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) V KADIN Provinsi Gorontalo pada Senin (21/092026), di Hotel Aston Gorontalo.

Dalam sambutannya, Gusnar memilih untuk menyampaikan poin-poin penting secara singkat demi kelancaran agenda musyawarah. Ia berharap kepengurusan KADIN yang baru dapat segera terbentuk dan langsung merumuskan keputusan terbaik bagi iklim dunia usaha di Gorontalo.

Di hadapan para tokoh dan pengusaha yang hadir, Gusnar menyisipkan pesan mendalam mengenai kedewasaan berpolitik. Ia mengisahkan dinamika perjalanan politiknya bersama mantan Gubernur Rusli Habibie sebagai contoh nyata bahwa kompetisi tidak boleh merusak kebersamaan.

Gusnar menceritakan pengalamannya saat kalah dari Rusli Habibie pada Pilkada 2012. Kendati pernah menjadi rival, hubungan keduanya tetap harmonis hingga saling memberikan dukungan politik pada kontestasi-kontestasi berikutnya, termasuk pada Pilkada 2024.

“Pada akhirnya hasil kerja kita yang akan dinilai dan ditunggu oleh masyarakat. Jadi ini bukan hanya soal kontestasi,” ujar Gusnar menekankan pentingnya sinergi pasca-pemilu demi kepentingan daerah.

Gusnar menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Gorontalo memiliki keterbatasan jika hanya bergerak melalui jalur birokrasi dan kementerian di pusat. Oleh karena itu, KADIN diharapkan mampu mengambil peran melalui jalur dunia usaha (business-to-business) untuk menjaring investor.

“Kalau kami di Jakarta untuk berjuang mendapatkan peluang bagi Gorontalo, jalurnya adalah ke menteri. Tetapi ada satu jalur dunia usaha yang harus kita buka lebih lanjut. Di situlah Ketua KADIN Gorontalo akan memainkan peran,” jelasnya.

Salah satu sektor industri yang mendesak untuk digarap bersama pihak swasta adalah hilirisasi rumput laut. Meski Pemprov Gorontalo telah berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait potensi ini, realisasi pembangunan industri pengolahan memerlukan modal dari sektor swasta. Gusnar menegaskan, pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak akan cukup untuk membiayai proyek industri skala besar tersebut.

Selain sektor kelautan, pemerintah daerah juga tengah membidik penguatan rantai pasok ekonomi melalui sektor peternakan sapi. Gusnar mengungkapkan dirinya telah menjalin komunikasi intensif dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman untuk menjajaki peluang pembangunan slaughterhouse (rumah potong hewan) modern di Gorontalo.

Langkah ini dinilai sangat strategis mengingat Gorontalo merupakan salah satu daerah pemasok utama kebutuhan sapi nasional. Distribusi ternak asal Gorontalo tercatat telah menjangkau wilayah Papua hingga Kalimantan Timur, dengan volume pengiriman mencapai sekitar 500 ekor per dua minggu.

Melalui pelaksanaan Musprov V ini, KADIN Gorontalo diharapkan dapat melahirkan kepemimpinan baru yang progresif, yang mampu merealisasikan peluang investasi di sektor rumput laut dan peternakan demi kesejahteraan masyarakat Gorontalo.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version