Gorontalo – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) terus mendorong peningkatan produksi dan produktivitas jagung melalui penyaluran bantuan benih jagung varietas BISI Dekalb kepada petani di Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo Utara.
Penyaluran bantuan yang dilaksanakan pada 30 Oktober dan 3 November 2026 di Kabupaten Bone Bolango, serta 2 hingga 3 November 2026 di Kabupaten Gorontalo Utara, merupakan bagian dari dukungan pemerintah pusat melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Pertanian Satker Pusat.
Di Kabupaten Bone Bolango, bantuan benih jagung disalurkan untuk mendukung kegiatan usaha tani seluas 1.800 hektare dengan total volume benih sebanyak 27.000 kilogram. Bantuan tersebut menjangkau 112 kelompok tani dengan jumlah petani penerima sebanyak 2.061 orang, yang tersebar di 8 kecamatan dan 58 desa.
Dengan penyaluran tersebut, total bantuan benih jagung yang telah disalurkan di Kabupaten Bone Bolango mencapai 4.300 hektare. Seluruh usulan bantuan benih jagung di kabupaten tersebut telah terealisasi.
Sementara itu, di Kabupaten Gorontalo Utara, bantuan benih jagung varietas BISI Dekalb disalurkan untuk luas tanam 1.776 hektare dengan volume benih sebanyak 26.640 kilogram. Bantuan ini diberikan kepada 126 kelompok tani dengan jumlah petani penerima sebanyak 2.273 orang, yang tersebar di 6 kecamatan dan 25 desa.
Dengan tambahan penyaluran tersebut, total bantuan benih jagung yang telah disalurkan di Kabupaten Gorontalo Utara mencapai 16.276 hektare.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) DKPTPH Provinsi Gorontalo, Bakri Hasan, mengatakan bahwa bantuan benih jagung ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung petani, khususnya dalam penyediaan benih bermutu untuk meningkatkan produktivitas dan hasil usaha tani.
“Bantuan benih jagung ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani. Dengan kondisi cuaca saat ini yang mulai memasuki musim hujan, kami berharap benih yang telah disalurkan dapat segera ditanam sesuai kondisi dan kesiapan lahan masing-masing petani,” ujar Bakri Hasan.
Menurutnya, ketersediaan benih berkualitas menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas jagung. Oleh karena itu, penyaluran bantuan ini diharapkan mampu mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.
Selain mendukung peningkatan produksi jagung, bantuan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah serta menjaga keberlanjutan pasokan jagung untuk memenuhi kebutuhan pasar dan industri, termasuk sebagai bahan baku pakan ternak.
Pelaksanaan penyaluran bantuan benih ini turut memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam mengembangkan komoditas jagung sebagai salah satu komoditas unggulan Provinsi Gorontalo.
Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui DKPTPH akan terus mendorong program pembangunan pertanian yang berorientasi pada peningkatan produktivitas, kesejahteraan petani, serta penguatan posisi jagung sebagai komoditas strategis daerah.
Dengan terealisasinya penyaluran bantuan benih jagung di kedua kabupaten tersebut, diharapkan petani dapat segera memanfaatkan bantuan yang diterima sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi jagung dan pembangunan sektor pertanian di Provinsi Gorontalo.













