Gorontalo – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Kantor Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI di Desa Oluhuta, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara.
Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Gusnar dalam rapat koordinasi strategis yang digelar di Manado, Kamis (29/10/2026). Rapat tersebut dihadiri Bupati Gorontalo Utara dan Kepala Kantor Zona Maritim Tengah Bakamla RI.
Agenda utama rapat adalah membahas pengadaan dan pembebasan lahan untuk memperkuat operasional penegakan hukum dan keamanan di wilayah perairan utara Indonesia yang berbatasan langsung dengan perairan internasional.
Tak ingin berlama-lama, Gubernur Gusnar Ismail langsung bergerak cepat. Sehari setelah rapat, tepatnya Jumat (30/10/2026), ia menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Provinsi Gorontalo untuk turun langsung ke lokasi.
Kepala Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo, Aries N. Aridianto, mengatakan tim teknis ditugaskan melakukan identifikasi awal meliputi kondisi geografis, aksesibilitas jalan, hingga kepastian status hukum lahan.
“Pak Gubernur sangat menyambut baik dan mendukung penuh rencana pembangunan kantor Bakamla RI di Gorontalo Utara. Kehadiran fasilitas pertahanan ini sangat penting untuk menjaga kedaulatan laut serta stabilitas keamanan perairan kita di perbatasan,” ujar Aries.
Berdasarkan data identifikasi awal Dinas PUPR-PKP, pembangunan fasilitas pertahanan negara milik Bakamla RI ini membutuhkan lahan seluas 50.000 meter persegi atau sekitar 5 hektare di Desa Oluhuta.
Saat ini, status lahan tersebut masih merupakan milik perorangan sehingga akan melalui mekanisme pengadaan dan pembebasan lahan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Dari sisi infrastruktur, lokasi rencana pembangunan sudah cukup siap. Lahan telah terhubung dengan jalan beraspal jenis Paving/Lapen/AC-WC dengan dukungan pengerasan jalan sepanjang 300 meter.
Total ruas jalan kabupaten menuju lokasi mencapai 2.445,98 meter, di mana sekitar 639,9 meter merupakan jalan desa yang masih memerlukan peningkatan kualitas.
Secara geografis, lokasi ini sangat strategis karena berdekatan dengan Pantai Minanga sisi timur. Kawasan sekitarnya juga memiliki zona mangrove yang dimanfaatkan warga untuk aktivitas perikanan tangkap.
Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berkomitmen mengawal seluruh tahapan pengadaan tanah agar berjalan transparan, lancar, dan sesuai hukum, termasuk koordinasi intensif dengan para pemilik lahan.
Dengan hadirnya Kantor Bakamla RI di Atinggola, sinergi penjagaan wilayah maritim Gorontalo diharapkan semakin optimal.
“Ini untuk menunjang keamanan laut dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah utara,” pungkas Aries.













