https://wa.wizard.id/003a1b

Dorong Penurunan Stunting, Pemkot Gorontalo Distribusikan Bantuan Susu untuk Balita

Dailypost.id
Penjabat (PJ) Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, saat menyerahkan bantuan susu bagi balita, pada Senin (04/11/2024). (Foto: Diskominfotik Kota)

DAILYPOST.ID Kota Gorontalo — Pemerintah Kota Gorontalo menunjukkan komitmennya dalam upaya menurunkan angka stunting dengan mengadakan program penyerahan bantuan susu bagi balita yang mengalami masalah gizi dan berisiko terkena stunting. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Penjabat (PJ) Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, Senin (04/11/2024), sebagai bagian dari program prioritas pemerintah dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di wilayah tersebut.

PJ Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, menyampaikan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan salah satu langkah nyata untuk mencapai target pemerintah dalam menurunkan angka stunting hingga 14% pada tahun 2024. Menurutnya, penanganan stunting membutuhkan upaya yang komprehensif dan kolaboratif, mulai dari peningkatan ketahanan pangan dan gizi di tingkat individu dan keluarga, hingga intervensi pada calon pengantin dan keluarga yang berisiko.

Dalam sambutannya, Ismail Madjid menjelaskan pentingnya surveilans keluarga berisiko stunting serta audit kasus untuk memastikan setiap balita yang membutuhkan bantuan dapat terjangkau. Program ini mencakup berbagai intervensi spesifik maupun sensitif, yang melibatkan kementerian, lembaga pemerintah pusat, hingga pemerintah desa, dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat.

“Dampak stunting sangat besar, baik dari sisi kesehatan maupun perkembangan anak. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen bersama untuk menurunkan angka stunting di Gorontalo,” tegas Pj Wali Kota.

Pemerintah Kota Gorontalo melalui Peraturan Wali Kota Nomor 6 Tahun 2022 berkomitmen untuk mencapai target penurunan prevalensi stunting sebesar 13%. PJ Wali Kota mengajak semua elemen masyarakat, dari pihak keluarga hingga lembaga kesehatan, untuk bersatu dalam mencegah dan menurunkan angka stunting yang dapat berdampak pada kualitas hidup anak di masa depan.

Ismail Madjid menegaskan bahwa dampak dari stunting sangat besar, bukan hanya terhadap kesehatan anak, tetapi juga terhadap perkembangan intelektual dan produktivitas mereka kelak. Oleh karena itu, melalui program bantuan susu ini, diharapkan balita yang berisiko dapat menerima asupan gizi yang cukup dan memadai untuk pertumbuhannya.

Pemerintah Kota Gorontalo berharap, dengan adanya dukungan dari masyarakat, organisasi, dan instansi terkait, upaya penurunan angka stunting di Kota Gorontalo dapat tercapai sesuai target.

(d09)
Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version