, Gorontalo- Ketua Komisi II DPRD Provinsi (Deprov) Gorontalo, Espin Tulie berupaya mendorong anggaran di pemerintah provinsi melalui APBD untuk mengembangkan industri karawo di daerah.
Hal itu diungkapkannya saat melakukan kunjungan kerja ke salah satu Industri Karawo, yang berlokasi di Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Kamis (27/01/2022).
Menurutnya, industri karawo semestinya mendapatkan stimulan dari pemerintah berupa kucuran anggaran sehingga mereka mampu berkembang.
“Kami kira perlu mereka dibantu oleh pemerintah provinsi melalui bantuan sebesar Rp40.500.000. Dengan nilai seperti itu ada yang namanya pembangunan rumah produksi,” ungkap Espin.
Dengan begitu lanjut dia, rumah produksi Karawo inilah akan menjadi pusat berkumpulnya para pengrajin industri karawo dalam melakukan aktifitas produksi kerajinan Karawo.
“Jadi untuk biaya rumah produksi atau tempat mereka melakukan kegiatan kurang lebih Rp20 jutaan, kemudian sisanya untuk bahan, misalnya bahan karawo butuh benang, kemudian gunting, pisau, jarum dan lainnya,” jelasnya.
Politisi PDIP itu pun berharap kedepan industri karawo di Pulubala dapat merangsang para kelompok-kelompok industri karawo lainnya.
“Olenya mereka yang para kelompok usaha yang sudah mendapatkan anggaran dari pemerintah itu harus dikawal penuh agar menjadi contoh para kelompok-kelompok industri lainnya,” tandasnya.
Tak hanya itu, ia juga berharap agar industri karawo ini dapat menjadi industri yang mandiri. Dan bantuan-bantuan yang diberikan dapat merangsang kelompok-kelompok usaha bersama untuk dapat melaksanakan kreatifitas-kreatifitas dalam rangka menunjang ekonomi masyarakat Pulubala. (Daily16/RizkyB)
Artikel Espin Tulie Dorong Industri Karawo di Pulubala Mampu jadi Industri Mandiri telah tayang di news.dailypost.id.













