https://wa.wizard.id/003a1b

Gubernur Gusnar Gelar Rapat Penyamaan Persepsi untuk Penyelarasan Pengelolaan Kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi

Riski Kakilo
Rapat Penyamaan Persepsi Pengelolaan Kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi menggunakan E-Kinerja BKN yang digelar di Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo (Foto: Istimewa).

DAILYPOST.ID Gorontalo — Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar rapat Penyamaan Persepsi Pengelolaan Kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi menggunakan E-Kinerja BKN yang digelar di Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Jumat (11/07/2025). Kegiatan ini merupakan sebuah upaya konkrit Gubernur Gusnar dalam memaksimalkan peran beliau selaku Pejabat Pembina Kepegawaian, khususnya dalam mengawasi pelaksanaan tugas pimpinan tinggi di lapangan, memastikan prosedur dan pelaksanaan kebijakan kepegawaian berjalan sesuai Norma, Standar, Prosedur dan Kirteria (NSPK).

Rapat ini memfokuskan pada penyelarasan Rencana Hasil Kerja (RHK) dan rencana aksi setiap pimpinan OPD agar berjalan optimal dalam konteks pencapaian visi dan misi Pembangunan daerah, dan memenuhi ketentuan Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai ASN dalam konteks pemenuhan kebijakan dan ketentuan perundang-undangan.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat itu, Gusnar menekankan agar pelaporan kinerja melalui aplikasi e-Kinerja BKN tersebut hendaknya menggambarkan sebuah proses yang sistematis, relevan dan jelas menggambarkan progres capaian.

“laporan dan bukti dukung itu sebaiknya disampaikan secara sederhana dan mudah dimengerti, namun jangan juga hanya berupa foto-foto yang tidak disertai caption atau penjelasan yang tidak relevan”, ujar Gusnar di hadapan para pimpinan OPD.

Didampingi oleh Sekretaris Daerah Sofian Ibrahim, kegiatan yang dihadiri oleh seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini menjadi indikasi kuat betapa pengelolaan kinerja pegawai ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo menjadi satu hal yang bukan sekedar “ritual” formalitas, namun menjadi sebuah tool yang benar-benar menjadi media efektif bagi setiap pimpinan termasuk kepala daerah dalam melakukan pengawasan, penilaian dan pembinaan kinerja pegawai di lingkungannya.

“Ini penting agar seluruh OPD agar memiliki pemahaman yang sama dalam menyusun RHK dan rencana aksi, supaya nanti saat input di aplikasi E-Kinerja tidak lagi terjadi perbedaan persepsi,” imbuh Sofian.

Dalam rapat interaktif itu, setiap peserta menyampaikan masukan berdasarkan perspektif dan karakteristik tugas masing-masing. Kepala BKD Provinsi Gorontalo Rifli Katili selaku penanggung jawab kegiatan dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kegiatan rapat inipun sebetulnya sudah merupakan satu bentuk dialog kinerja yang seharusnya dilakukan secara intensif oleh setiap pimpinan dalam mengklarifikasi ekspektasi.

“Pengelolaan kinerja merupakan suatu instrumen untuk memastikan tercapainya tujuan dan sasaran organisasi, salah satu aspeknya adalah perencanaan kinerja. Dalam proses perencanaan tersebut, Pimpinan dan Pegawai melakukan dialog kinerja untuk penetapan dan klarifikasi Ekspektasi“, ungkap Rifli.

Sebagai hasilnya rapat ini telah menghasilkan beberapa kesepakatan. Salah satunya adalah adanya pembatasan waktu yang akan digunakan oleh masing-masing pihak baik itu oleh pimpinan OPD dalam melakukan penyusunan rencana aksi sekaligus melaporkan capaiannya, maupun oleh Gubernur dalam memberikan feedback hingga melakukan penilaian.

Menutup rapat, Gusnar berharap seluruh kesepakatan yang dihasilkan agar secara konsekuen dilaksanakan. “Saya minta ini tidak berhenti hanya di ruangan ini. Semua harus ditindaklanjuti sesuai dengan yang sudah kita sepakati bersama,” pungkasnya.

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version