https://wa.wizard.id/003a1b

Gubernur Jatim Resmikan Jembatan Pelangi Srigonco Kabupaten Malang

Dailypost.id
Gubernur Jatim Resmikan Jembatan Pelangi Srigonco Kabupaten Malang

DAILYPOST.ID , Kabupaten Malang – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, resmikan Jembatan Pelangi di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Kamis 7 April 2022.

Jembatan Pelangi itu, dulunya bernama jembatan jurang mayit. Penyematan nama jembatan jurang mayit karena di lokasi tersebut sering terjadi kecelakaan hingga mengakibatkan korban jiwa.

Saat peresmian, Gubernur Jatim didampingi Bupati Malang, H.M Sanusi dan Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Romdhoni, serta pejabat Pemkab Malang lainnya.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Ir. Romdhoni
Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Ir. Romdhoni

Ditemui Wartawan, Jumat (8/4/2022), Romdhoni menjelaskan bahwa keberadaan jembatan pelangi tersebut, guna memudahkan akses menuju sejumlah destinasi wisata di Selatan Kabupaten Malang. Tepatnya di Jalan Lingkar Selatan (JLS).

“Jembatan pelangi itu berukuran panjang 120 meter dengan lebar mencapai 7 meter, dengan diresmikannya jembatan tersebut, kini memudahkan akses masyarakat yang berujung pada terdongkraknya kesejahteraan masyarakat”, terang dia.

Tak hanya itu, jembatan pelangi tersebut juga membuka akses infrastruktur wisata di Kabupaten Malang yang dulunya dinilai kurang maksimal lantaran harus memutar melalui jalur di jurang mayit, ujarnya.

Terlebih, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menetapkan bahwa ruas jalan Gondanglegi – Bantur, paling potensial untuk dibangun koneksi dari Kota Malang ke JLS. Maka itu, jalur dari Gondanglegi ke Bantur, akan dijadikan jalan nasional.

Percepatan pembebasan lahan sudah bisa dilakukan tahun ini. Pemkab Malang akan mempercepat keputusan final di Kementerian PUPR untuk jadi jalan nasional. Hal ini tentu menjadi kabar gembira karena akan kian menghubungkan kawasan Malang Selatan dengan sentra-sentra pendidikan, ekonomi dan sentra kemajuan lainnya.

“Insya Allah di tahun 2023 berdasarkan informasi BBJPN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional), akan terkoneksi ke JLS”, tandas Romdhoni.

Pihaknya pun bersyukur karena akses jalan tersebut mendapat penanganan yang cukup besar dari Pemerintah Pusat. Meski jalan dan jembatan masih milik Pemkab Malang.

“Jalan Gondanglegi menuju Balekambang Bantur, memang masih milik Pemkab Malang, namun kami bersyukur akses jalan tersebut mendapatkan penanganan yang cukup besar dari Pemerintah Pusat”, ucap Romdhoni.

“Semoga dengan diresmikannya Jembatan Pelangi itu dapat meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Malang, khususnya wisata pantai, dengan begitu, otomatis bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar”, pungkas mantan Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang, itu.

Sebelumnya, Bupati Malang mengharapkan, Jembatan Pelangi ini bisa membawa keberkahan bagi masyarakat yang ingin melakukan wisata di kawasan Malang Selatan.

Sanusi meyakini, Kehadiran Jembatan Pelangi tersebut, dapat memberikan dampak perekonomian masyarakat Malang Selatan yang selama ini tingkat kemiskinannya masih tinggi.

“Hadirnya jembatan pelangi menjadikan akses menuju Malang Selatan semakin mudah. Arus transportasi wisatawan lebih mudah dan lebih cepat. Tentu hal tersebut dapat mendongkrak perekonomian di Malang Selatan”, demikian Bupati Malang. (Daily-Wati/Al)

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version