Hardiknas 2026 di Kabupaten Gorontalo: Pemda Luncurkan SPMB Transparan dan Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

Laode

DAILYPOST.ID Gorontalo—Pemerintah Kabupaten Gorontalo memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan semangat memperkuat kualitas pendidikan dan integritas pelayanan publik di sektor pendidikan. Momentum tersebut dirangkaikan dengan peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 serta penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk komitmen menghadirkan proses penerimaan peserta didik yang transparan dan berkeadilan.

 

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Sidomulyo, depan Kantor Camat Boliyohuto, Kamis (7/5/2026), dipimpin langsung oleh Sofyan Puhi. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

 

Peringatan Hardiknas tahun ini juga menjadi momentum refleksi terhadap pentingnya pendidikan sebagai proses memanusiakan manusia. Dalam pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang dibacakan pada kesempatan tersebut, pendidikan disebut bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga proses pembentukan karakter melalui nilai asah, asih, dan asuh sebagaimana diajarkan Ki Hajar Dewantara.

 

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah saat ini tengah mendorong berbagai program prioritas untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional. Program tersebut meliputi revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan pendidikan karakter, hingga perluasan akses pendidikan inklusif bagi seluruh masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Bupati Gorontalo juga menyoroti pentingnya penerapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 yang dinilai menjadi langkah strategis dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih bersih dan profesional.

 

Menurutnya, SPMB hadir sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap anak di Kabupaten Gorontalo memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan berkualitas tanpa diskriminasi. Sistem ini dirancang agar proses penerimaan peserta didik berjalan secara objektif, akuntabel, dan transparan.

 

Tak hanya peluncuran sistem, Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga melakukan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh pihak terkait sebagai bentuk komitmen moral dalam menjaga pelaksanaan SPMB tetap sesuai aturan.

 

Sofyan Puhi dengan tegas mengingatkan agar tidak ada praktik pungutan liar, titipan, maupun bentuk penyimpangan lainnya dalam proses penerimaan murid baru. Pemerintah daerah, kata dia, ingin memastikan prinsip keadilan dan profesionalisme benar-benar diterapkan demi masa depan generasi muda Gorontalo.

 

Selain itu, peringatan Hardiknas 2026 juga menjadi ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun pendidikan yang berkualitas. Pemerintah menilai peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat.

 

Komitmen tersebut sejalan dengan visi menghadirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan siap menghadapi tantangan masa depan.

 

Dengan mengusung semangat “Dulo Ito Mopolamahu Lipu”, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap momentum Hari Pendidikan Nasional 2026 dapat menjadi penggerak lahirnya sistem pendidikan yang lebih maju, inklusif, dan berintegritas demi terwujudnya Gorontalo yang cerdas dan bermartabat.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version