https://wa.wizard.id/003a1b

Indramayu Luncurkan Aplikasi Satu Data Perpustakaan dan Gelar Festival Literasi 2025

DAILYPOST.ID , Indramayu – Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu meluncurkan Aplikasi Satu Data Perpustakaan dan membuka Festival Literasi 2025 di halaman Dinas Arsip dan Perpustakaan. Acara ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum, Aan Hendraja, yang mewakili Bupati. Aplikasi ini diharapkan menjadi simbol transisi literasi Indramayu menuju era digital, serta membuka akses baca dan data literasi yang lebih inklusif bagi masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh literasi, Bunda Literasi, komunitas literasi, kepala sekolah, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Aan Hendraja menyampaikan bahwa aplikasi ini adalah langkah konkret dalam mewujudkan visi Indramayu Reang (religius, ekonomi kerakyatan, aman, nyaman, dan gotong-royong) melalui literasi digital.

“Saya sangat mengapresiasi peluncuran aplikasi Satu Data Perpustakaan ini. Aplikasi ini bukan hanya mempermudah akses informasi, tetapi juga menjadi simbol bahwa Indramayu siap menyongsong masa depan literasi berbasis teknologi,” ujar Aan dalam sambutannya, Selasa (21/10/2025).

Aan menambahkan bahwa perpustakaan kini tidak hanya menjadi ruang baca fisik, tetapi juga menjadi pusat belajar digital yang bisa diakses dari mana saja.

Kepala Bidang P3KM Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu, Hj. Eti Herawati, M. Pd., menjelaskan bahwa aplikasi Satu Data Perpustakaan dirancang untuk mengintegrasikan seluruh data perpustakaan di Indramayu. Dengan demikian, masyarakat dapat dengan mudah mengakses koleksi buku, e-book, dan arsip secara online melalui satu platform.

“Digitalisasi literasi ini akan memperkuat budaya baca yang berkelanjutan. Masyarakat bisa membaca kapan saja dan di mana saja,” ujar Eti Herawati saat diwawancarai.

Aplikasi ini juga dirancang untuk mendukung akses inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas. Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu telah memiliki koleksi buku Braille, termasuk Al-Qur’an Braille. Ke depan, pustakawan akan dilatih untuk membimbing pembaca disabilitas dalam memanfaatkan bahan bacaan tersebut.

Festival Literasi 2025 yang digelar bersamaan dengan peluncuran aplikasi ini diikuti oleh 20 stan pameran dari berbagai jenjang pendidikan, komunitas literasi, perpustakaan desa, hingga pelaku UMKM. Acara ini juga diisi dengan talk show, bedah buku, pentas seni, dan pameran arsip daerah.

Eti Herawati menambahkan bahwa kegiatan ini didukung oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat dan akan berlangsung hingga 28 Oktober 2025. Ia berharap kegiatan ini menjadi langkah kolektif dalam membangun masyarakat yang cerdas, mandiri, dan sejahtera melalui literasi.

“Ke depan, kami ingin acara positif yang mengusung tema ‘Merayakan Budaya Baca, Menyongsong Masa Depan Indramayu REANG’ akan dilanjutkan dan bahkan kami ingin melibatkan peserta yang lebih luas,” pungkas Eti Herawati.

Melalui aplikasi Satu Data Perpustakaan, Pemerintah Kabupaten Indramayu berupaya menghadirkan wajah baru literasi daerah yang dinamis, terbuka, dan berbasis data, membawa literasi Indramayu ke era digital.

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version