, Gorontalo- Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Muhammad Nasir Majid meminta pemerintah melalui Dinas terkait untuk dapat mengatasi kenaikan harga bahan pokok menjelang bulan Ramadhan.
Hal itu dikarenakan sudah banyaknya harga kebutuhan pangan dan bahan pokok yang mulai naik di beberapa pasar yang memberatkan masyarakat.
“Sebelum bulan suci ramadhan pemerintah harus mengupayakan bahan pokok distabilkan, sebab pastinya ini akan menjadi sebuah gejolak di masyarakat gorontalo menjelang puasa jika bahan pokok belum stabil,” ujarnya.
Hal ini lanjut Nasir, tentunya membutuhkan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota. Apalagi harga minyak goreng yang beberapa bulan terakhir tidak stabil.
“Saya kira ini perlu kaloborasi di dalam pemerintah, baik pemerintah provinsi dan juga kabupaten. Apalagi terkait minyak goreng,” tukas Nasir.
“Harapan kami di Komisi II, kita semua dan tetap harus mengontrol hal-hal seperti ini,” tambahnya.
Ia juga menegaskan agar pemerintah tidak membuat informasi yang membuat masyarakat bingung terkait stok dan harga minyak goreng.
“Jadi kemarin informasi yang kami dapatkan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, jumlah minyak goreng di Gorontalo itu katanya sudah banyak,” imbuhnya.
Oleh karena itu, lanjut Nasir, peran DPRD Provinsi Gorontalo dalam hal ini komisi ll akan terus berupaya memantau jika masih ada kelangkaan minyak goreng di suparmarket.
“Kemarin juga kami sempat diskusi juga terkait dengan informasi yang menjadi kekhawatiran tersebut agar tidak menimbulkan panik buying, itu akan memberikan ketidakstabilan terhadap jumlah minyak di pasaran,” kata Nasir lagi. (Daily16/RizkyB)













