Gorontalo– Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, berencana mengundang pimpinan organisasi perusahaan media serta organisasi profesi pers yang berafiliasi dengan Dewan Pers. Langkah ini diambil untuk membahas polemik terkait mekanisme kerja sama media di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo yang belakangan ramai diperbincangkan.
Thomas menegaskan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dan pandangan terkait prosedur kerja sama yang sesuai dengan regulasi yang berlaku.
“Menyikapi berbagai informasi yang dimuat media soal kerja sama media di DPRD, saya akan meminta masukan dari pimpinan organisasi perusahaan media dan organisasi profesi pers dalam waktu dekat. Kami ingin memahami teknis kerja sama media yang sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Thomas Mopili, Rabu (19/3/2025).
DPRD Masih Kaji Data Media yang Terlibat
Hingga saat ini, DPRD Provinsi Gorontalo belum mengambil keputusan terkait polemik tersebut. Thomas mengungkapkan bahwa pihaknya masih mengumpulkan data mengenai jumlah media yang telah menjalin kerja sama dengan DPRD serta memastikan apakah mereka telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Dewan Pers.
“Ada begitu banyak media di Gorontalo, dan kami ingin memastikan apakah mereka sudah memenuhi standar atau belum. Oleh karena itu, pandangan dari organisasi media dan profesi jurnalis sangat penting agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap berkualitas,” tambahnya.
Mendorong Transparansi dalam Kerja Sama Media
Melalui pertemuan ini, DPRD Gorontalo berharap dapat menemukan solusi yang lebih transparan dan sesuai dengan regulasi yang berlaku dalam kerja sama media. Hal ini juga bertujuan untuk menjaga profesionalisme dan kredibilitas pemberitaan di lingkungan DPRD.
Diharapkan, hasil diskusi dengan organisasi media dan profesi pers dapat menjadi acuan dalam menyusun kebijakan kerja sama media yang lebih baik di masa mendatang.
(d10)













